Menu ✖

Dark Mode
Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

Kabar Bogor

Tausiah Kebangsaan di Balai Kota, Wamenag Ingatkan Pentingnya Nilai Ketuhanan dalam Kebangsaan

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Murtaqien. (foto: kominfo) Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Murtaqien. (foto: kominfo)

Kota Bogor-Wakil Menteri Agama (Wamenag), Muhammad Syafi’i, mengapresiasi kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah kepemimpinan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Hal itu disampaikannya usai mengisi tausiah kebangsaan dengan tema Sucikan Hati, Eratkan Silaturahmi, Bangun Bogor dengan Ketulusan dan Kepedulian di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu (1/4/2026).

“Harapannya, ke depan seluruh insan Pemkot Bogor dapat bekerja lebih maksimal dengan hati yang tulus, serta mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kota Bogor. Sekali lagi saya ucapkan apresiasi kepada Wali Kota Bogor,” ujarnya.

Wamenag Muhammad Syafi’i. (foto: kominfo)

Tausiah kebangsaan ini dilaksanakan dalam rangka memasuki bulan Syawal atau Syawalan. Sebab, lanjut Muhammad Syafi’i, Indonesia memiliki Pancasila yang diawali dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yang dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Negara Republik Indonesia juga berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Jadi, soal kebangsaan itu adalah soal ketuhanan. Soal ketuhanan bagi Indonesia adalah soal kebangsaan. Dua hal yang tidak bisa dipisahkan,” tuturnya.

Hal ini juga sejalan dengan ibadah puasa yang baru saja dilaksanakan, di mana harapannya setelah berpuasa semua kembali ke fitrahnya.

“Dengan hati yang suci, dengan kebersihan hati, kita bisa saling memaafkan, sehingga mempererat kembali silaturahmi. Dengan silaturahmi yang kuat, kita dapat membangun Kota Bogor menjadi lebih baik,” ucapnya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian ikhtiar bersama untuk memperkuat fondasi spiritual, sosial, dan kebangsaan Kota Bogor, dengan tema yang sangat relevan.

“Karena yang perlu kita bangun tidak hanya infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia. Insyaallah melalui tausiah kebangsaan ini kita akan mendapatkan banyak insight dan informasi bagaimana pembangunan ke depan agar lebih baik dan lebih maju,” ungkapnya.

Tausiah kebangsaan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Pemerintah Kota Bogor, unsur swasta, akademisi, tokoh agama, tokoh lintas agama, serta elemen masyarakat lainnya. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana

10 October 2026 - 18:50 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Diganjar Sertifikat SNI Pasar Rakyat

8 October 2026 - 20:42 WIB

Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT

7 October 2026 - 22:03 WIB

Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum

7 October 2026 - 22:00 WIB

Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

7 October 2026 - 21:51 WIB

Trending on Kabar Bogor