Menu

Dark Mode
Waspada Firmware Router Kena Serangan Siber, Bisa Berujung Bobol Akun Perairan di Papua Viral Dipenuhi Batu Apung, Ini Penjelasan BMKG Bos Valve Buat Kapal Rp 14,6 Triliun, Mau Ungkap Misteri Lautan Ngeri! Ratusan Ular Termasuk Kobra Lepas Akibat Banjir di China Ratusan Satelit Starlink Dibakar SpaceX di Atmosfer, Picu Kekhawatiran Disidak Satpol PP, Pengelola Teras Nona Manis dan Tipzy Bears Beberkan Kronologi

Kabar Bogor

Tinjau Armada di Kemuning Gading, Pemkot Kaji Alih Fungsi Bus Sekolah

badge-check


					bus sekolah kota bogor. (foto: kominfo) Perbesar

bus sekolah kota bogor. (foto: kominfo)

Kota Bogor-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah melakukan kajian pemanfaatan bus sekolah yang operasionalisasinya belum optimal untuk dijadikan angkutan perintis pada Koridor 3 dan 4.

Menindaklanjuti kajian tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, beserta jajaran, mengecek langsung kondisi bus sekolah yang diparkir di kawasan Kemuning Gading, Senin (30/3/2026).

“Sedang kita kaji, apakah nanti pengelolaannya oleh Dinas Perhubungan atau oleh Perumda Transportasi Pakuan. Ini akan menjadi perintis untuk Koridor 3 dan 4,” ujarnya.

Saat ini, Pemkot Bogor melalui Dinas Perhubungan memiliki empat unit bus sekolah dan empat unit bus wisata Uncal.

bus sekolah. (foto: kominfo)

Dedie Rachim menjelaskan, kondisi unit saat ini dalam keadaan baik dan laik untuk digunakan. Langkah ini juga menjadi terobosan di tengah pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp300 miliar.

“Tentu harus ada terobosan pemanfaatan untuk bus-bus yang selama ini belum optimal operasionalisasinya, terutama agar masyarakat yang belum terjangkau transportasi memadai bisa terlayani. Kita coba manfaatkan untuk Koridor 3 dan 4. Ini masih dalam kajian, karena kita lihat kondisi unitnya,” ucapnya.

Setelah dilakukan pengecekan, pihaknya bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor dan BKAD akan menghitung langkah yang dapat diambil untuk memaksimalkan fungsi sarana transportasi umum.

“Karena pemotongan TKD Rp300 miliar tentu ada komponen pembiayaan yang hilang. Sudah tidak mungkin lagi kita pelihara dari TKD, sehingga harus kita pikirkan. Kalau didiamkan, justru akan rusak. Ini bukan merugikan, tapi justru bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” ujar Dedie Rachim. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Disidak Satpol PP, Pengelola Teras Nona Manis dan Tipzy Bears Beberkan Kronologi

8 July 2026 - 17:45 WIB

Legalitas Wakaf Alun-Alun Empang Teruji dan Sesuai Aturan

7 July 2026 - 18:29 WIB

Video Keributan di Tipzy Bearrs Bogor Viral,  Komisi I DPRD Panggil Satpol PP

6 July 2026 - 19:00 WIB

KADIN dan PWI Kota Bogor Siap Kolaborasi Majukan UMKM

3 July 2026 - 14:10 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Dedie Rachim Apresiasi Polresta Bogor Kota

1 July 2026 - 23:00 WIB

Trending on Kabar Bogor