Menu

Dark Mode
Yus: Akhiri Polemik, Mukota Kadin Kota Bogor Sudah Tepat Dokumen UFO Baru: Pejabat AS Lihat Rentetan Cahaya Misterius Kisah Bos Raksasa Teknologi China Dihukum Mati Karena Korupsi Penemuan Mengejutkan di Balik Kokohnya Piramida Mesir 7 Cara Mengetahui Watak Asli Seseorang, Bisa Dinilai dari Hal Ini Wanita Bekasi Divonis Gagal Ginjal Stadium 5, Gejala Muncul di Wajah

Kabar Bogor

Tinjau Armada di Kemuning Gading, Pemkot Kaji Alih Fungsi Bus Sekolah

badge-check


					bus sekolah kota bogor. (foto: kominfo) Perbesar

bus sekolah kota bogor. (foto: kominfo)

Kota Bogor-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah melakukan kajian pemanfaatan bus sekolah yang operasionalisasinya belum optimal untuk dijadikan angkutan perintis pada Koridor 3 dan 4.

Menindaklanjuti kajian tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, beserta jajaran, mengecek langsung kondisi bus sekolah yang diparkir di kawasan Kemuning Gading, Senin (30/3/2026).

“Sedang kita kaji, apakah nanti pengelolaannya oleh Dinas Perhubungan atau oleh Perumda Transportasi Pakuan. Ini akan menjadi perintis untuk Koridor 3 dan 4,” ujarnya.

Saat ini, Pemkot Bogor melalui Dinas Perhubungan memiliki empat unit bus sekolah dan empat unit bus wisata Uncal.

bus sekolah. (foto: kominfo)

Dedie Rachim menjelaskan, kondisi unit saat ini dalam keadaan baik dan laik untuk digunakan. Langkah ini juga menjadi terobosan di tengah pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp300 miliar.

“Tentu harus ada terobosan pemanfaatan untuk bus-bus yang selama ini belum optimal operasionalisasinya, terutama agar masyarakat yang belum terjangkau transportasi memadai bisa terlayani. Kita coba manfaatkan untuk Koridor 3 dan 4. Ini masih dalam kajian, karena kita lihat kondisi unitnya,” ucapnya.

Setelah dilakukan pengecekan, pihaknya bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor dan BKAD akan menghitung langkah yang dapat diambil untuk memaksimalkan fungsi sarana transportasi umum.

“Karena pemotongan TKD Rp300 miliar tentu ada komponen pembiayaan yang hilang. Sudah tidak mungkin lagi kita pelihara dari TKD, sehingga harus kita pikirkan. Kalau didiamkan, justru akan rusak. Ini bukan merugikan, tapi justru bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” ujar Dedie Rachim. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Yus: Akhiri Polemik, Mukota Kadin Kota Bogor Sudah Tepat

23 May 2026 - 20:12 WIB

Dokumen UFO Baru: Pejabat AS Lihat Rentetan Cahaya Misterius

23 May 2026 - 14:08 WIB

Jelang Laga Persib, Dandim Minta Bobotoh Jaga Keamanan Kota Bogor

22 May 2026 - 15:11 WIB

Soal Banjir di Yasmin, Sampah Jadi Sorotan Jenal Mutaqin

20 May 2026 - 23:32 WIB

Jelang Mukota Kadin Kota Bogor, SC Rampungkan 2 Tahapan Penting

18 May 2026 - 23:29 WIB

Trending on Kabar Bogor