Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Headline

Sapa Langsung Pedagang, BPJS Ketenagakerjaan Hadir di Pasar Mayestik Lewat “Yuk Kepasar se-Jakarta

badge-check


					Sapa Langsung Pedagang, BPJS Ketenagakerjaan Hadir di Pasar Mayestik Lewat “Yuk Kepasar se-Jakarta Perbesar

Jakarta– Aktivitas jual beli yang ramai di Pasar Mayestik pada Minggu pagi (22/02/2026) terasa sedikit berbeda. Di tengah deretan kios tekstil dan kebutuhan rumah tangga, sebuah booth layanan dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kebayoran Baru berdiri aktif menyapa para pedagang melalui program “Yuk Kepasar se-Jakarta.”

Tidak sekadar membuka meja informasi, tim BPJS Ketenagakerjaan turun langsung menyambangi kios-kios, berdialog dengan pedagang, dan memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Pendekatan persuasif dan humanis menjadi kunci dalam kegiatan akuisisi peserta sektor informal tersebut.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kebayoran Baru, Rafik Ahmad, menegaskan bahwa pasar tradisional merupakan denyut ekonomi rakyat yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam aspek perlindungan sosial.

“Pedagang pasar bekerja sejak pagi hingga sore, bahkan tanpa hari libur yang pasti. Risiko kerja bisa terjadi kapan saja. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan mereka tidak berjalan sendiri ketika menghadapi risiko,” ujar Rafik Ahmad.

Ia menjelaskan, dengan iuran yang relatif terjangkau, para pedagang sudah dapat memperoleh manfaat perlindungan seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Menurutnya, perlindungan tersebut bukan hanya untuk pekerja, tetapi juga menjadi bentuk kepastian bagi keluarga di rumah.

“Banyak pedagang yang awalnya belum memahami manfaatnya. Setelah dijelaskan bahwa perlindungan ini bisa menjaga keberlangsungan usaha dan keluarga, mereka mulai menyadari pentingnya menjadi peserta,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum membangun kesadaran kolektif bahwa pekerja sektor Bukan Penerima Upah (BPU) memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan sosial.

Melalui “Yuk Kepasar se-Jakarta,” BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas jangkauan layanan dengan pendekatan langsung dan edukatif, sehingga semakin banyak pekerja informal di wilayah Jakarta yang terlindungi dan dapat bekerja dengan rasa aman.

Rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal

22 June 2026 - 18:19 WIB

PKK Kelurahan Cipete Utara Dukung Gerakan RT/RW Sadar BPJS Ketenagakerjaan

11 June 2026 - 15:30 WIB

Sinergi Tanpa Batas: BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polri Perkuat Kolaborasi Demi Layanan Prima Korban Kecelakaan Kerja

10 June 2026 - 14:41 WIB

Resmi Pertamax Naik Jadi Rp 16.250

10 June 2026 - 07:19 WIB

Wamenaker: Kerja di Hari Libur Nasional Wajib Bayar Lembur

26 May 2026 - 21:12 WIB

Trending on Headline