Menu

Dark Mode
Donald Trump Ubah Nama AI Jadi SI, Alasannya Tak Terduga Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, PBB Pertemukan Amerika-China Bos Nvidia Blak-blakan, Yakin AI Tak Bisa Musnahkan Manusia Data Center AI Butuh Listrik Jumbo, Dunia Mulai Khawatir Telkomsel Latih Ribuan Guru Kuasai AI Lewat CSR Terpujilah GURU 2026 Wajah Baru BlackBerry Setelah Tak Lagi Jualan HP

Headline

Sapa Langsung Pedagang, BPJS Ketenagakerjaan Hadir di Pasar Mayestik Lewat “Yuk Kepasar se-Jakarta

badge-check


					Sapa Langsung Pedagang, BPJS Ketenagakerjaan Hadir di Pasar Mayestik Lewat “Yuk Kepasar se-Jakarta Perbesar

Jakarta– Aktivitas jual beli yang ramai di Pasar Mayestik pada Minggu pagi (22/02/2026) terasa sedikit berbeda. Di tengah deretan kios tekstil dan kebutuhan rumah tangga, sebuah booth layanan dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kebayoran Baru berdiri aktif menyapa para pedagang melalui program “Yuk Kepasar se-Jakarta.”

Tidak sekadar membuka meja informasi, tim BPJS Ketenagakerjaan turun langsung menyambangi kios-kios, berdialog dengan pedagang, dan memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Pendekatan persuasif dan humanis menjadi kunci dalam kegiatan akuisisi peserta sektor informal tersebut.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kebayoran Baru, Rafik Ahmad, menegaskan bahwa pasar tradisional merupakan denyut ekonomi rakyat yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam aspek perlindungan sosial.

“Pedagang pasar bekerja sejak pagi hingga sore, bahkan tanpa hari libur yang pasti. Risiko kerja bisa terjadi kapan saja. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan mereka tidak berjalan sendiri ketika menghadapi risiko,” ujar Rafik Ahmad.

Ia menjelaskan, dengan iuran yang relatif terjangkau, para pedagang sudah dapat memperoleh manfaat perlindungan seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Menurutnya, perlindungan tersebut bukan hanya untuk pekerja, tetapi juga menjadi bentuk kepastian bagi keluarga di rumah.

“Banyak pedagang yang awalnya belum memahami manfaatnya. Setelah dijelaskan bahwa perlindungan ini bisa menjaga keberlangsungan usaha dan keluarga, mereka mulai menyadari pentingnya menjadi peserta,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum membangun kesadaran kolektif bahwa pekerja sektor Bukan Penerima Upah (BPU) memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan sosial.

Melalui “Yuk Kepasar se-Jakarta,” BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas jangkauan layanan dengan pendekatan langsung dan edukatif, sehingga semakin banyak pekerja informal di wilayah Jakarta yang terlindungi dan dapat bekerja dengan rasa aman.

Rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline