Menu

Dark Mode
Pakar Peringatkan Wabah Ebola di Afrika Bisa Jadi Mimpi Buruk Teknologi Kabel Laut Baru Ini Bikin Internet RI Makin Ngebut, Kapasitas Tembus 1 Tbps Kenapa T-Rex Tangannya Pendek? Ini Penjelasan Ilmiahnya Mencuci Pakaian dengan Dibalik, Sebenarnya Perlu Nggak Sih? Apakah Air Rebusan Mi Berbahaya untuk Dikonsumsi? Ini Jawabannya Fakta yang Perlu Dipahami soal Penyebab IQ Rendah

Kabar Lifestyle

Sejumlah Wilayah Diperkirakan Hujan Lebat Awal Ramadan

badge-check


					Berbagai wilayah di Indonesia diperkirakan BMKG bakal mengalami hujan lebat pada awal Ramadan. (Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar) Perbesar

Berbagai wilayah di Indonesia diperkirakan BMKG bakal mengalami hujan lebat pada awal Ramadan. (Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Tanah Air dalam sepekan ke depan atau pada awal bulan Ramadan.
“Dalam beberapa hari ke depan, Monsun Asia masih diprakirakan aktif dan memberikan suplai massa udara serta perpindahan uap air menuju wilayah Indonesia yang cukup signifikan,” tulis BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan Periode 17-23 Februari.

Kondisi ini disebut diperkuat dengan Indeks Surge yang diprediksi signifikan dalam beberapa hari ke depan. Kemudian, sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Lampung, Barat Aceh, Perairan barat Kalimantan Barat, dan Samudera Pasifik utara Papua.

“Dengan kelembapan udara yang juga masih tinggi, kondisi di atas berpotensi meningkatkan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia,” terang BMKG.

Selain sejumlah dinamika atmosfer tersebut, BMKG memperkirakan sejumlah fenomena atmosfer masih akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap cuaca di Indonesia.

Pada skala global, nilai SOI dan Niño3.4 menunjukkan kondisi La Niña lemah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia, terutama di wilayah Indonesia bagian timur.

Selain itu, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) juga diprediksi turut memengaruhi kondisi atmosfer di wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Aktivitas MJO diprakirakan masih berada pada fase Indian Ocean dalam beberapa hari ke depan, sehingga turut memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di hampir seluruh wilayah.

Kemudian, kombinasi antara MJO, Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby Ekuator dan Low Frequency terpantau aktif di wilayah Samudra Hindia barat Sumatra hingga barat daya Jawa, Perairan barat Sumatra, Sumatra bagian utara hingga tengah, Selat Malaka, Laut China Selatan, Laut Natuna, Selat Karimata, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Samudra Pasifik utara Papua hingga timur laut Papua Nugini.

Berikut daftar wilayah berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat pada awal bulan Ramadan:

17-19 Februari
Hujan lebat-sangat lebat
– Sumatra: Aceh, Sumatera Utara, Jambi.
– Jawa: Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur.
– Bali dan Nusa Tenggara: Bali, NTB, NTT.
– Kalimantan Tengah.
– Sulawesi: Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan.
– Maluku dan Papua: Maluku Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua.

Angin kencang
– Sumatra: Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.
– Jawa: Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.
– Bali dan Nusa Tenggara: Bali, NTB, NTT.
– Kalimantan: Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.
– Sulawesi: Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo.
– Papua Selatan.

20-23 Februari
Hujan lebat-sangat lebat
– Jawa Timur
– Bali
– Papua Pegunungan

Angin kencang
– Sumatra: Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.
– Jawa: Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.
– Bali dan Nusa Tenggara: Bali, NTB, NTT.
– Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan.
– Sulawesi Selatan.
– Maluku bagian tenggara.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pakar Peringatkan Wabah Ebola di Afrika Bisa Jadi Mimpi Buruk

24 May 2026 - 14:31 WIB

Teknologi Kabel Laut Baru Ini Bikin Internet RI Makin Ngebut, Kapasitas Tembus 1 Tbps

24 May 2026 - 14:26 WIB

Kenapa T-Rex Tangannya Pendek? Ini Penjelasan Ilmiahnya

24 May 2026 - 14:22 WIB

Mencuci Pakaian dengan Dibalik, Sebenarnya Perlu Nggak Sih?

24 May 2026 - 14:16 WIB

Apakah Air Rebusan Mi Berbahaya untuk Dikonsumsi? Ini Jawabannya

24 May 2026 - 14:13 WIB

Trending on Kabar Lifestyle