Menu

Dark Mode
Pakar Peringatkan Wabah Ebola di Afrika Bisa Jadi Mimpi Buruk Teknologi Kabel Laut Baru Ini Bikin Internet RI Makin Ngebut, Kapasitas Tembus 1 Tbps Kenapa T-Rex Tangannya Pendek? Ini Penjelasan Ilmiahnya Mencuci Pakaian dengan Dibalik, Sebenarnya Perlu Nggak Sih? Apakah Air Rebusan Mi Berbahaya untuk Dikonsumsi? Ini Jawabannya Fakta yang Perlu Dipahami soal Penyebab IQ Rendah

Kabar Lifestyle

Bongkahan Meteorit 2,8 Ton Diselundupkan dari Rusia, Kok Bisa?

badge-check


					Foto: Russian Federal Customs Service/TASS Perbesar

Foto: Russian Federal Customs Service/TASS

Jakarta – Penyelidik Rusia mencegah upaya penyelundupan bongkahan meteorit raksasa ke Inggris. Rupanya, batu luar angkasa dengan bobot 2,8 ton itu disamarkan sebagai dekorasi taman.

Bongkahan itu diyakini merupakan bagian dari meteorit Aletai, salah satu meteorit besi terbesar yang ada di Bumi. Otoritas Rusia sudah membuka investigasi atas dugaan kriminal terkait upaya penyelundupan tersebut.

“Muatan yang memiliki nilai strategis tersebut ditemukan saat pemeriksaan terhadap sebuah kontainer pengiriman di pelabuhan Saint Petersburg,” kata dinas bea cukai Rusia dalam pernyataan resminya, seperti dikutip dari CBS, Selasa (10/2/2026).

“Saat hendak diekspor, barang tersebut dinyatakan sebagai dekorasi taman. Namun, pemeriksaan rinci mengungkap bahwa asal dan nilai kargo berbeda dari informasi yang dinyatakan,” sambungnya.

Video yang diunggah di media sosial Rusia memperlihatkan petugas bea cukai membongkar sebuah peti kayu yang berisi sebuah batu berwarna abu-abu dengan permukaan bergerigi.

Hasil pemeriksaan forensik memperkirakan batuan raksasa itu bernilai 323 juta rubel atau sekitar Rp 70 miliar. Dinas bea cukai Rusia tidak mengatakan siapa yang mencoba mengimpor meteorit tersebut, dan hanya menyebutkan bongkahan itu dikapalkan menuju Inggris.

Meteorit Aletai ditemukan di wilayah Xinjiang, China pada tahun 1898 dan diduga berusia 4,5 miliar tahun. Objek luar angkasa itu memiliki massa melebihi 74 ton, menjadikannya salah satu meteorit besi terbesar yang pernah ditemukan.

Dinas bea cukai Rusia mengatakan pecahan batu itu dibawa ke Rusia dari negara yang tidak disebutkan namanya yang termasuk dalam Uni Ekonomi Eurasia, yang anggotanya meliputi Armenia, Belarusia, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan.

Usia meteorit Aletai mirip dengan meteorit Athat yang menghujam atap rumah di negara bagian Georgia, Amerika Serikat tahun lalu. Meteorit Athat terlihat seperti bola api raksasa yang melesat melintasi langit di siang hari bolong oleh puluhan saksi mata.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pakar Peringatkan Wabah Ebola di Afrika Bisa Jadi Mimpi Buruk

24 May 2026 - 14:31 WIB

Teknologi Kabel Laut Baru Ini Bikin Internet RI Makin Ngebut, Kapasitas Tembus 1 Tbps

24 May 2026 - 14:26 WIB

Kenapa T-Rex Tangannya Pendek? Ini Penjelasan Ilmiahnya

24 May 2026 - 14:22 WIB

Mencuci Pakaian dengan Dibalik, Sebenarnya Perlu Nggak Sih?

24 May 2026 - 14:16 WIB

Apakah Air Rebusan Mi Berbahaya untuk Dikonsumsi? Ini Jawabannya

24 May 2026 - 14:13 WIB

Trending on Kabar Lifestyle