Menu

Dark Mode
HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi Laba-laba Madagascar Bikin Takjub, Buat Jaring Super Kuat hingga 25 Meter Elon Musk Satukan SpaceX dan xAI, Jadi Perusahaan Rp 20.000 T Induk ChatGPT Mau Bikin Media Sosial Bebas Bot Tantangan Tersembunyi AI di Indonesia di Tengah Akselerasi Inovasi Heboh! File Epstein Sebut Bali & Nama Indonesia, Netizen Geger

Kabar Lifestyle

Elon Musk Terseret Skandal Epstein, Bantah Keras Tapi Emailnya Terungkap

badge-check


					Foto: REUTERS/Nathan Howard Perbesar

Foto: REUTERS/Nathan Howard

Jakarta – Nama Elon Musk kembali menjadi sorotan global setelah dokumen baru dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengaitkannya dengan Jeffrey Epstein. Berkas tersebut memuat rangkaian email dan undangan kalender yang menunjukkan upaya Musk untuk menghadiri pertemuan dan pesta di pulau milik Epstein.

Dokumen DOJ memuat pertukaran email dan undangan kalender yang terjadi setelah vonis Epstein pada 2008. Dalam percakapan November 2012, Epstein bertanya, “Berapa orang yang akan ikut helikopter ke pulau itu?” Musk menjawab, “Mungkin hanya Talulah dan aku. Hari/malam apa yang akan menjadi pesta paling meriah di pulau kita?”

Pada rangkaian email Desember 2013, keduanya kembali mencoba menyelaraskan jadwal ketika Musk berada di Kepulauan Virgin Britania Raya dan St. Bart’s untuk liburan. Epstein menyarankan tanggal 1-8 setelah Tahun Baru, seraya menulis, “Selalu ada tempat untuk Anda.” Namun, perjalanan itu kemudian dibatalkan karena bentrok jadwal.

Bantahan Elon Musk

Musk pun bergerak cepat membantah. Melalui serangkaian unggahan di platform X sepanjang akhir pekan, ia menyebut laporan tersebut sebagai “berita palsu” dan menegaskan bahwa korespondensi itu bisa “disalahpahami”. Ia juga kembali menampik pernah mengunjungi pulau, jet, atau pesta milik Epstein.

Dalam unggahan yang ramai dibagikan, Musk mengklaim telah menolak undangan ke pulau Epstein dan terlalu sibuk untuk menghadiri pertemuan apa pun dengannya. Ia memposting ulang spekulasi seorang pengguna bahwa dirinya tak punya “waktu untuk bergaul di pulau itu,” lalu menambahkan, “Saya juga bekerja hampir sepanjang akhir pekan. Bahkan sampai sekarang.”

“Media lama berbohong tanpa henti,” tulis Musk saat menanggapi pengguna yang menyebut laporan email tersebut sebagai “berita palsu”. Ia juga membagikan sejumlah unggahan yang menyatakan dirinya sebagai pembela anak-anak dan korban Epstein.

Tak berhenti di situ, Musk menyerukan agar penegak hukum segera menindaklanjuti rilis berkas tersebut.

“Yang penting bukan rilis sebagian dari berkas Epstein, melainkan penuntutan terhadap mereka yang melakukan kejahatan keji bersama Epstein,” tulisnya. “Jika setidaknya ada satu penangkapan, keadilan akan ditegakkan. Jika tidak, ini semua hanya sandiwara.”

Putri Musk: “Saya Percaya Email Itu Asli”

Dilansir dari Daily Beast, Vivian Wilson, putri Musk, ikut menanggapi email Epstein lewat Threads. Ia mengatakan percaya bahwa korespondensi tersebut asli.

“Saya dapat memastikan bahwa kami berada di St. Bart’s pada waktu yang disebutkan dalam email tersebut, dan oleh karena itu saya percaya email tersebut nyata,” tulisnya.

Vivian menambahkan bahwa ini adalah pertama kalinya ia mendengar tentang percakapan ayahnya dengan Epstein.

“Saya tidak tahu apa pun tentang email-email itu sebelumnya, jadi saya mempelajari semuanya bersamaan dengan kalian,” ujarnya, seraya menyebut akan membagikan informasi tambahan jika dapat memverifikasi kebenarannya.

Hingga berita ini diturunkan, pengacara Musk belum memberikan tanggapan resmi. Sementara itu, rilis dokumen Epstein kembali menyalakan perdebatan global tentang akuntabilitas dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba-laba Madagascar Bikin Takjub, Buat Jaring Super Kuat hingga 25 Meter

3 February 2026 - 11:47 WIB

Elon Musk Satukan SpaceX dan xAI, Jadi Perusahaan Rp 20.000 T

3 February 2026 - 11:43 WIB

Induk ChatGPT Mau Bikin Media Sosial Bebas Bot

3 February 2026 - 11:40 WIB

Tantangan Tersembunyi AI di Indonesia di Tengah Akselerasi Inovasi

2 February 2026 - 10:10 WIB

Heboh! File Epstein Sebut Bali & Nama Indonesia, Netizen Geger

2 February 2026 - 10:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle