Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar Lifestyle

Elon Musk Matikan Mobil Legendaris Tesla, Beralih ke Produksi Robot

badge-check


					Foto: X/Twitter @elonmusk Perbesar

Foto: X/Twitter @elonmusk

Jakarta – Apakah di masa depan Tesla tak lagi memproduksi kendaraan listrik tapi beralih ke robot? CEO Tesla, Elon Musk, baru saja mengatakan bahwa produsen otomotif tersebut akan mengakhiri produksi kendaraan Model S dan Model X, serta akan menggunakan pabrik di Fremont, California, untuk memproduksi robot humanoid Optimus.

“Sudah saatnya untuk mengakhiri program Model S dan X dengan pensiun secara terhormat. Jika Anda tertarik untuk membeli Model S dan X, sekaranglah saat yang tepat untuk memesannya” ujar Musk dalam konferensi laporan keuangan kuartal keempat perusahaan.

Setelah Roadster orisinal, kedua model ini merupakan kendaraan tertua Tesla. Dalam beberapa tahun terakhir perusahaan telah memangkas harganya seiring dengan meningkatnya persaingan global untuk kendaraan listrik. Tesla mulai menjual sedan Model S pada tahun 2012, dan SUV Model X tiga tahun kemudian.

Di situs web Tesla, dikutip detikINET dari CNBC, Model S saat ini dibanderol mulai sekitar USD 95.000, sedangkan Model X dimulai dari kisaran USD 100.000.

Model Tesla yang jauh lebih populer adalah Model 3 dan Y, yang menyumbang 97% dari 1,59 juta pengiriman perusahaan tahun lalu. Model 3 kini dijual mulai dari sekitar USD 37.000, dan Model Y di kisaran USD 40.000. Tesla meluncurkan versi yang lebih terjangkau dari kendaraan-kendaraan tersebut pada akhir tahun lalu.

Dalam pengumumannya, Tesla melaporkan penurunan pendapatan tahunan pertamanya dalam sejarah, dengan penjualan turun di tiga dari empat kuartal terakhir. Musk telah berusaha mengalihkan perhatian dari kendaraan listrik tradisional menuju masa depan mobil otonom dan robot humanoid, area di mana perusahaan saat ini hampir belum memiliki bisnis yang nyata.

Tesla sedang mengembangkan Optimus dengan tujuan untuk suatu hari menjualnya sebagai robot bipedal cerdas dan mampu melakukan segalanya, mulai pekerjaan pabrik hingga mengasuh anak. Dalam rilisnya, perusahaan menyatakan berencana untuk memperkenalkan generasi ketiga Optimus pada kuartal ini, yang merupakan desain pertama yang ditujukan untuk produksi massal.

Musk menyebut bahwa Tesla akan mengganti lini produksi untuk Model S dan X di Fremont dengan lini produksi Optimus berkapasitas 1 juta unit per tahun. Tesla berencana menambah jumlah karyawan di fasilitas Fremont dan meningkatkan output secara signifikan.

“Karena ini adalah rantai pasokan yang benar-benar baru. Sebenarnya tidak ada bagian dari rantai pasokan yang sudah ada yang digunakan dalam Optimus,” papar orang terkaya di dunia itu.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen

6 May 2026 - 22:21 WIB

Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos

2 May 2026 - 14:08 WIB

Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update

2 May 2026 - 13:50 WIB

50+ Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk WhatsApp Status & IG Story

21 April 2026 - 11:22 WIB

Johny Srouji Jadi Bos Hardware Apple, Peran Makin Besar

21 April 2026 - 11:19 WIB

Trending on Kabar Lifestyle