KOTA BOGOR – Kwartir Ranting (kwarran) Gerakan Pramuka Bogor Barat sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Ranting (Rakerran) Tahun 2026 di SDN Gunung Batu 1 Kota Bogor, Sabtu (31/1/2026).
Menurut Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bogor Kak Denny Mulyadi, rakerran ini bukan hanya menjadi rutinitas organisasi, tetapi juga momen perencanaan strategis yang dilandasi mandat organisasi yakni Keputusan Kwarnas No. 224 Tahun 2007.
“Selamat melaksanakan rapat kerja ranting, jadikan momen ini untuk menentukan program kerja yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Kami mengapresiasi capaian luar biasa dari Kwarran Bogor Barat selama lima tahun terakhir, salahsatunya menjadi Kwarran Tergiat 1 Se-Kota Bogor. Pencapaian ini menjadi bukti tata kelola organisasi yang prima dan pembinaan gugus depan yang berjalan optimal,” kata Kak Denny.
Selain itu, lanjut Kak Denny, Dewan Kerja Kwaran Bogor juga berhasil menjadi DKR Tergiat 1 Se-Kota Bogor. Keberhasilan ini menunjukkan regenerasi kepemimpinan muda berjalan baik, memberikan ruang inovasi bagi Pramuka Penegak dan Pandega, bahkan berhasil meraih Juara Umum Lomba Keahlian Kepramukaan (LKKP).
“Berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi Kwarcab, Kedai Pramuka Bogor Barat dinobatkan sebagai yang terbaik dari enam Kwarran, menjadikannya penyangga ekonomi organisasi secara mandiri. Untuk itu saya berpesan agar pertahankan tradisi juara,” katanya.
Bahkan lanjutnya, beberapa kader terbaik Kwarran Bogor Barat kini ditarik memperkuat struktur Kwarcab periode 2025-2030.
Integrasi strategis ini menempatkan kader-kader Bogor Barat di posisi kunci, mulai dari Anggota Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarcab, Wakil Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Waka Pusdiklatcab), serta dua kader menjabat sebagai Sekretaris Bidang. Tak ketinggalan, Ketua Kwarran Bogor Barat beserta unsur pimpinan lainnya kini resmi menjadi Andalan Cabang.
“Kehadiran Pramuka Kwarran Bogor Barat di Kwarcab adalah jaminan bahwa sinergi kita akan semakin solid,” tegasnya.
Diakhir sambutannya, Ketua Kwarcab mengingatkan agar program kerja 2026 yang dirumuskan, wajib Linier dan selaras dengan rencana kerja kwarcab (Akselerasi Kualitas Anggota Dewasa & Muda), Kebijakan Kwarda Jawa Barat (Pramuka Juara), serta Amanat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
“Program kerja harus berdampak langsung pada masyarakat Bogor Barat, melanjutkan tradisi Abdimas dan filantropi yang sudah menjadi kekuatan Kwarran. Segera tuntaskan amanah sosial (Donasi) dan mengoptimalkan Kedai Pramuka sebagai wajah kemandirian ekonomi Ranting. Terakhir, semoga Rakerran Bogor Barat Tahun 2026 menghasilkan rumusan program yang inovatif, yang tidak hanya copy-pastedari tahun sebelumnya, tetapi benar-benar mampu mengakselerasi kualitas anggota dan memberikan maslahat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.*