Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan MaskerĀ  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Kabar Lifestyle

Cuma Berjarak 3,8 Km, Dua Pulau Ini Terpisah Waktu 21 Jam! Kok Bisa?

badge-check


					Foto: Historicflix Perbesar

Foto: Historicflix

Jakarta – Seberapa jauh jarak antara Amerika Serikat dan Rusia? Kebanyakan orang akan menunjuk peta dunia dan membayangkan luasnya Samudra Pasifik atau bentangan Selat Bering yang memisahkan Alaska dan Siberia. Pada titik tersempitnya, selat ini memiliki lebar sekitar 88 kilometer.

Namun, fakta geografis yang jarang diketahui banyak orang adalah keberadaan dua titik daratan di mana kamu bisa berdiri di wilayah Amerika Serikat, memandang ke halaman belakang rumah orang lain, dan menatap langsung ke wilayah Rusia hanya dari jarak pandang mata. Tempat tersebut benar-benar ada.

Selamat datang di Kepulauan Diomede. Dua pulau berbatu kecil, tandus, dan terisolasi di tengah Selat Bering yang hanya dipisahkan oleh lautan selebar 3,8 kilometer.

Satu pulau milik Amerika, satu lagi milik Rusia. Di musim dingin, saat lapisan es terbentuk tebal, secara teknis seseorang bisa berjalan kaki menyeberangi kedua pulau ini. Namun, jika kamu nekat melakukannya, kamu tidak hanya melintasi perbatasan internasional yang ketat, tetapi juga melompati waktu menuju masa depan.

Inilah kisah aneh tentang “Pulau Besok” (Tomorrow Island) dan “Pulau Kemarin” (Yesterday Island), perbatasan paling ekstrem antara dua kekuatan besar dunia.

Penemuan yang Sempat Terlupakan

Sejarah mencatat penemuan kepulauan ini dimulai pada tahun 1648 oleh penjelajah Rusia, Semyon Ivanovich Dezhnyov. Memimpin armada lima kapal kecil bernama Koch, Dezhnyov berlayar mencari sumber bulu hewan di wilayah Siberia.

Meskipun ekspedisinya berakhir bencana dengan kapal-kapal yang karam, Dezhnyov melaporkan penemuan dua pulau tandus di lepas pantai Siberia. Laporan ini sempat diabaikan selama puluhan tahun.

Baru pada 16 Agustus 1728, 75 tahun kemudian, penjelajah Denmark yang mengabdi pada Angkatan Laut Kekaisaran Rusia, Vitus Bering, menemukan kembali pulau tersebut. Karena ditemukan tepat pada hari pesta Santo Diomedes menurut kalender Ortodoks Rusia, Bering menamainya Kepulauan Diomede.

Ketika Rusia menjual Alaska kepada Amerika Serikat pada tahun 1867, batas wilayah kedua negara ditarik tepat di celah sempit antara dua pulau tersebut. Pulau yang lebih kecil di utara, Little Diomede, menjadi milik Amerika Serikat. Sementara pulau yang lebih besar di selatan, Big Diomede (dikenal sebagai Pulau Ratmanov di Rusia), tetap menjadi milik Rusia.

Mesin Waktu Alami: Beda Waktu 21 Jam

Keunikan geografis paling mencolok dari Kepulauan Diomede adalah posisinya terhadap Garis Batas Waktu Internasional (International Date Line). Pada tahun 1884, dunia menyepakati garis imajiner di Samudra Pasifik sebagai penentu pergantian tanggal kalender.

Garis ini ditarik tepat di antara kedua pulau tersebut. Akibatnya, meskipun jarak fisiknya kurang dari 4 kilometer, waktu di Big Diomede (Rusia) selalu 21 jam lebih cepat dibandingkan Little Diomede (AS).

Fenomena ini menciptakan situasi unik: warga di Little Diomede yang melihat ke seberang lautan ke arah Big Diomede sejatinya sedang melihat “masa depan” atau hari esok. Itulah sebabnya Big Diomede dijuluki Tomorrow Island dan Little Diomede sebagai Yesterday Island.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle