Menu

Dark Mode
5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026 BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA Kota Bogor Perkuat Transformasi Pemerintahan Digital, Dedie Rachim: Basis Pelayanan Publik yang Akuntabel dan Transparan Dedie Rachim Tinjau Sekretariat DPRD Kota Bogor, Dorong Penataan Aset Lebih Optimal Pemerintah Terus Dorong Penurunan Angka Stunting di Daerah

Kabar Lifestyle

Bocoran Memo: TikTok Sepakat Jual Unit Bisnis di AS Januari 2026

badge-check


					Trump umumkan kesepakatan awal dengan China soal divestasi TikTok. Langkah ini menjaga operasional TikTok tetap berjalan di Amerika Serikat.(Foto: NurPhoto) Perbesar

Trump umumkan kesepakatan awal dengan China soal divestasi TikTok. Langkah ini menjaga operasional TikTok tetap berjalan di Amerika Serikat.(Foto: NurPhoto)

Induk perusahaan TikTok, ByteDance, disebut telah meneken kesepakatan untuk menjual unit bisnis TikTok di Amerika Serikat (AS) kepada perusahaan patungan (joint venture) yang dikendalikan oleh investor asal AS. 

Adapun konsorsium perusahaan-perusahaan AS yang mengakuisisi entitas TikTok di negeri Paman Sam tersebut dipimpin oleh perusahaan teknologi Oracle dan firma investasi Silver Lake. 

Kesepakatan tersebut terungkap dalam sebuah memo internal dari CEO TikTok untuk para karyawan, yang didapatkan oleh kantor berita Reuters.

Dalam memo itu, disebutkan bahwa transaksi pembelian TikTok ini dijadwalkan rampung pada 22 Januari 2026 mendatang.

Tidak disebutkan berapa nilai transaksi ini. Namun yang jelas, dalam kesepakatan terbaru itu, kendali TikTok di AS akan beralih ke perusahaan patungan alias konsorsium yang berbasis di AS.

Kabarnya, para investor ini akan menguasai sekitar 45 persen saham di entitas baru TikTok AS secara kolektif. Sementara itu, ByteDance disebut hanya akan mempertahankan porsi minoritas kepemilikan, yakni kurang dari 20 persen saham. 

Belum ada konfirmasi apakah memo internal dari CEO TikTok ini akurat atau tidak. Hingga berita ini ditulis, pihak ByteDance belum mengumumkan peresmian kesepakatan soal penjualan saham kepemilikan TikTok di AS.

Namun jika memo tersebut akurat, maka ini mengakhiri drama panjang upaya pemerintah AS yang mendesak ByteDance melepas TikTok di AS dengan alasan keamanan nasional, sebagaimana dirangkum KomapsTekno dair Reuters.

Selain itu, kesepakatan ini juga akan dipandang sebagai solusi kompromi untuk meredakan ketegangan antara AS dan China, terkait kepemilikan dan pengelolaan data pengguna TikTok di AS. 

Sebab, selama beberapa tahun terakhir, TikTok berada di bawah tekanan regulasi yang cukup ketat, termasuk ancaman pemblokiran jika ByteDance tidak melakukan divestasi platform video pendek tersebut. 

Sumber: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop

21 September 2026 - 20:44 WIB

SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September

21 September 2026 - 20:38 WIB

Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan

21 September 2026 - 20:34 WIB

Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana

21 September 2026 - 20:30 WIB

Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas

21 September 2026 - 20:26 WIB

Trending on Kabar Lifestyle