Menu

Dark Mode
Donald Trump Ubah Nama AI Jadi SI, Alasannya Tak Terduga Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, PBB Pertemukan Amerika-China Bos Nvidia Blak-blakan, Yakin AI Tak Bisa Musnahkan Manusia Data Center AI Butuh Listrik Jumbo, Dunia Mulai Khawatir Telkomsel Latih Ribuan Guru Kuasai AI Lewat CSR Terpujilah GURU 2026 Wajah Baru BlackBerry Setelah Tak Lagi Jualan HP

Kabar Pendidikan

SDN Cimanggu dan Kencana 1 Diresmikan, Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

badge-check


					Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Tri Riyanto Andhika Putra. (foto: hmp) Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Tri Riyanto Andhika Putra. (foto: hmp)

Kota Bogor – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Tri Riyanto Andhika Putra mengingatkan Pemkot Bogor untuk komitmen meningkatkan mutu pendidikan. Hal itu disampaikannya saat mendampingi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, menghadiri peresmian gedung SDN Cimanggu dan SDN Kencana 1, Senin (15/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Riyan berkesempatan mengelilingi kawasan dua sekolah yang selesai direnovasi dengan menggunakan APBD Kota Bogor.

Riyan pun meminta komitmen kepada Pemerintah Kota Bogor untuk tetap meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bogor.

“Harus ada komitmen dari Pemkot karena kami menginginkan mutu pendidikan yang naik kelas dengan pendidikan yang merata, aman dan nyaman bagi seluruh anak di Kota Bogor,” kata Riyan.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim resmikan 2 sekolah SD. (foto:hmp)

Lebih lanjut Riyan menjelaskan. Berdasarkan hasil rapat kerja dan pengawasan yang dilakukan oleh Komisi IV DPRD Kota Bogor, terdapat dua pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemkot Bogor kedepan.

Pertama adalah peningkatan mutu tenaga pendidik. Menurut Riyan, untuk menciptakan generasi emas, perlu tenaga pendidik yang mumpuni.

Riyan mengungkapkan dengan adanya penambahan ruang kelas ataupun sekolah-sekolah baru, maka akan menghadirkan tantangan baru, yakni kurangnya tenaga didik yang harus diselesaikan.

Berdasarkan data yang ia pegang, di tahun 2025, belum ada tenaga didik baru untuk mengajar di sekolah, sedangkan data menyebut 20 guru pensiun setiap bulannya.

“Nah disini tugas Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memastikan, setiap guru yang mengajar di Kota Bogor memiliki kapabilitas, maka harus diberikan pelatihan yang baik pula, serta perencanaan perekrutan yang jelas,” kata Riyan

Kedua, Riyan menyinggung soal pemerataan dan akses fasilitas pendidikan. Menurutnya, pemerataan akses pendidikan masih jauh dari kata cukup.

Beberapa kelurahan yang berada di pinggiran kota masih belum memiliki sekolah negeri, dan sebarannya masih terpusat di tengah saja.

Sehingga ia berharap dengan adanya program Bogor Cerdas yang dicanangkan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, pemerataan sekolah bisa tercapai.

“Selain itu, fokus utama kami juga akan memastikan penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tepat sasaran sehingga tidak ada lagi peserta didik yang putus sekolah. Terkait fasilitas, saya berharap adanya penambahan sarana prasarana seperti meja dan bangku untuk ruang kelas yang harus di isi,” pungkasnya. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

Trending on Kabar Politik