Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Lifestyle

TikTok Kini Bisa Bikin Video Promosi Otomatis dengan AI

badge-check


					TikTok Apps Summit 2025 di Hanoi, Vietnam, Oktober 2025.(Foto: KOMPAS.COM/YUNA FIKRY) Perbesar

TikTok Apps Summit 2025 di Hanoi, Vietnam, Oktober 2025.(Foto: KOMPAS.COM/YUNA FIKRY)

TikTok semakin memanjakan pelaku usaha. Dengan serangkaian fitur baru berbasis kecerdasan buatan (AI), TikTok tak hanya memudahkan bisnis menemukan pembeli, tapi juga membantu mereka menciptakan konten promosi secara instan.

SmartPlus T-ROAS adalah inovasi terabaru TikTok yang bisa otomatis mencarikan audiens paling cocok untuk setiap pengiklan lewat AI. Jadi, bisnis bisa lebih mudah menjangkau calon pelanggan yang benar-benar relevan tanpa harus menebak-nebak strategi iklan.

“SmartPlus ini kami kembangkan karena masa depan iklan digital ada pada personalisasi—bagaimana pesan bisnis bisa sampai ke orang yang tepat,” ujar Kelly Umberfield, General Manager Global Business Solutions TikTok Indonesia, dalam acara TikTok Apps Summit Southeast Asia di Hanoi, Rabu (29/10/2025).

Tak hanya soal penargetan, TikTok juga menghadirkan TikTok Symphony, fitur mini app berbasis AI yang bisa bantu pelaku usaha membuat video promosi secara instan.

Cukup masukkan tautan situs web, sistem akan otomatis membuatkan video yang menarik. Lengkap dengan naskah dan elemen visualnya dalam hitungan menit.

Selain itu, ada juga Content Suite, alat yang membantu brand menemukan konten buatan pengguna (user-generated content) yang membahas produk mereka secara organik. Dari situ, brand bisa langsung berkolaborasi dengan kreator untuk memperluas jangkauan pesan mereka di TikTok.

“TikTok adalah kanvas untuk kreativitas dan komunitas. Di sini, brand tidak cuma bikin iklan, tapi juga membangun percakapan dan hubungan dengan audiens mereka,” lanjut Kelly.

Beberapa contoh sukses di Indonesia pun muncul dari kolaborasi ini. Bank Jago misalnya, memanfaatkan TikTok Live selama Ramadan untuk mendukung UMKM.

DANA menggunakan fitur Branded Search Hub untuk mengedukasi soal keamanan digital, sementara kolaborasi TikTok, GoPay, dan Gojek dalam acara Food Fest bahkan mendapat dukungan dari Wakil Menteri Pariwisata.

“Dengan berbagai alat baru ini, pengiklan kini bisa lebih fokus bikin konten yang cocok dengan gaya TikTok sekaligus mencapai target bisnis. Mulai dari menjangkau konsumen, mendorong unduhan aplikasi, sampai menjaga pengguna tetap aktif,” pungkas Kelly.

Sumber: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia

7 August 2026 - 15:13 WIB

Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir

7 August 2026 - 15:08 WIB

Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI

7 August 2026 - 15:00 WIB

Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya

7 August 2026 - 14:57 WIB

Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta

7 August 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabar Lifestyle