Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar Bogor

Soal Jabatan Direksi Tirta Pakuan, Permendagri 37 Jadi Acuan

badge-check


					Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah Setda Kota Bogor Hanafi. (foto: ist) Perbesar

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah Setda Kota Bogor Hanafi. (foto: ist)

Kota Bogor – Jelang habisnya masa jabatan Direksi Tirta Pakuan, banyak pihak menunggu keputusan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. Apakah akan membentuk panitia seleksi (pansel) atau ke tiga Direksi tersebut dilanjutkan jabatannya.

Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asperbang) Setda Kota Bogor, Hanafi, kemarin Direksi sudah menyerahkan  laporan evaluasi kinerja selama lima tahun masa kepemimpinan Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Periode 2020–2025 dan rencana kerja ke depannya kepada Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

“Laporan kinerja sudah disampaikan, nanti berdasar hasil itu kita akan berikan rekomendasi kepada wali kota melalui badan pengawas,” kata Hanafi, Kamis (30/10/2025).

Jika melihat dari Permendagri 37, lanjut Hanafi, yang isinya bilamana direksin atau perusahaan sudah melebihi target dan pengelolaan keuangan baik, berprestasi dan sebagainya, maka tidak usah ada seleksi alias tinggal melanjutkan saja.

“Melihat laporan hasil kinerja, maka tiga direksi ini bisa dilanjutkan. Dan itu dasarnya dari Permendagri 37. Atau bisa saja wali kota mengambil langkah seleksi. Itu hak preogratifnya sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM), dan saya sebagai bawahannya jika diminta seleksi tentu akan mempersiapkan,” katanya.

Hanafi menambahkan, jika direksi ditunjuk kembali, pihaknya sudah menyiapkan tahapan-tahapannya.

“Jika dibuat seleksi, maka kita juga akan buat tim seleksi,” tambah Hanafi.

Jika langkah seleksi yang ditempuh, maka pihaknya akan menyusun tim Uji Kelayakan dan Kepatutan (UUK), yang salah satu tahapannya ada ujian psikotes, persyaratannya ijazah dan lain sebagainya.

“Kami nanti umumkan apabila akan dibuka pendaftaran. Untuk dibuka tiga posisi, tapi ada rencana penambahan posisi direksi, yaitu direktur bisnis. Dalam renbis sudah tertuang, bahwa ada satu penambahan direksi karena perusahaan akan mengelola limbah, maka memungkinkan jika ditambah satu direksi,” paparnya. Rheynaldhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor