Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Kabar Bogor

Marak Pengamen di Angkot, Dishub dan Organda Kota Bogor Pasang Stiker Dilarang Ngamen

badge-check


					Penertiban angkot oleh Dishub Kota Bogor. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Penertiban angkot oleh Dishub Kota Bogor. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Kota Bogor- Kota Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berbenah agar moda transportasi di Kota Bogor makin aman dan nyaman bagi penumpang. Salah satu langkah awal untuk memberikan rasa  aman dan nyaman kepada penumpang adalah dengan memasang stiker bertuliskan “Dilarang Ngamen di Angkot” di seluruh angkot di Kota Bogor, Selasa (5/8/2025).

Pemasangan stiker yang dilakukan Dishub dan Organda Kota Bogor ini terlihat di sejumlah titik, seperti di depan Pasar Gembrong Sukasari dan Alun-alun Kota Bogor.

Menurut Sekretaris Organda Kota Bogor, Jadi Indra Muljadi, kampanye pemasangan stiker dilarang ngamen di angkot ini merupakan respons atas keluhan penumpang yang merasa terganggu oleh pengamen.

“Banyak sekali kami menerima keluhan, termasuk di media sosial. Salah satu upaya kita dengan memasang stiker larangan mengamen,” kata Jadi.

Sopir angkot pun lanjut Jadi, merasa terganggu dengan aktivitas pengamen yang terkadang memaksa meminta uang ke penumpang, sehingga membuat suasana tidak nyaman.

“Apalagi penumpang ibu-ibu dan anak-anak. Mereka suka takut kalau ada pengamen di angkot. Kalau enggak dikasih, kadang suka maksa. Sehingga banyak penumpang memilih angkutan lain,” katanya.

Penumpang naik angkot biar tidak kepanasan dan kehujanan, lanjutnya, namun jika diangkotnya justru tidak nyaman karena ada pengamen yang memaksa minta uang. Sudah pasti warga enggan naik angkot.

“Penumpang naik angkot pengen nyaman. Mereka harus bawa uang lebih buat pengamen, apalagi pengamennya maksa,” ujarnya.

Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi

25 September 2026 - 14:03 WIB

Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor

24 September 2026 - 21:46 WIB

Pemkot Bogor dan ICIA Bahas Pengembangan Transportasi Perkotaan

24 September 2026 - 16:12 WIB

Dedie Rachim Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional Tingkat Kota Bogor

24 September 2026 - 16:01 WIB

DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking

24 September 2026 - 15:52 WIB

Trending on Kabar Bogor