Menu

Dark Mode
Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia? AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital? China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global TikTok Sepakat Bayar ‘Uang Damai’ Rp7 Triliun ke Pemerintah AS

Kabar Lifestyle

Cara Mengatasi Kecemasan pada Perfeksionis Menurut Psikolog, Bersikap Bodo Amat

badge-check


					
Perfeksionis rentan cemas karena takut gagal atau salah. Psikolog menganjurkan, atasi kecemasan dengan belajar melepaskan dan bersikap bodo amat.(Foto: google) Perbesar

Perfeksionis rentan cemas karena takut gagal atau salah. Psikolog menganjurkan, atasi kecemasan dengan belajar melepaskan dan bersikap bodo amat.(Foto: google)

Orang perfeksionis cenderung punya standar tinggi dan mengejar kesempurnaan. Mereka pun bisa mengalami kecemasan ketika hal-hal menyangkut dirinya tidak berjalan sesuai keinginan. 

Lantas, apa itu kecemasan? Adakah cara untuk mengatasinya?

Mengenal kecemasan 

Kecemasan terjadi ketika mencoba mencegah sesuatu 

Psikolog klinis di Rumah Sakit Khusus (RSK) Jiwa Dharmawangsa Tara de Thouars, M.Psi. mengatakan, seseorang harus memahami apa itu kecemasan sebelum mengatasinya. 

“Kecemasan terjadi ketika kita sedang mencoba untuk mencegah atau mengantisipasi sesuatu. Begitu kita mulai mencegah dan mengantisipasi, di situlah kita akan merasa cemas,” ujar Tara dalam acara “Need a Hand #HidupmuBerarti” yang digelar di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2025).

Pada orang-orang dengan karakter perfeksionis, apa yang mereka cegah atau antisipasi adalah ketakutan akan berbuat salah, ditambah ketakutan bahwa apa yang dilakukan tidak sesuai dengan standarnya. 

Tak hanya itu, ada pula ketakutan bahwa apa yang dilakukan tidak sempurna, ketakutan akan dinilai negatif, dan ketakutan tidak akan disukai oleh orang lain. 

Alhasil, para perfeksionis sering mendorong diri melebihi kemampuannya untuk mencapai standar dan keinginannya. 

Padahal semakin seseorang berusaha menghindari kemungkinan salah atau dinilai buruk, semakin tinggi pula tingkat kecemasan yang muncul. 

Rasa takut ini tidak jarang membuat seseorang kelelahan, baik secara mental maupun fisik. 

“Kalau kecemasan adalah mencegah, mengantisipasi, dan melawan, supaya kita enggak cemas, keterbalikannya adalah enggak boleh dicegah,” tutur psikolog yang sudah berkarier selama lebih dari 15 tahun ini.

Mengatasi kecemasan dengan bersikap bodo amat 

Belajar melepaskan agar tidak cemas

Pada dasarnya, semakin seseorang berusaha mencegah sesuatu, semakin cemas mereka. Artinya, jika tidak ingin cemas, mereka harus belajar untuk melepaskan. 

“Kita harus melepaskan, salah satunya dengan cara berserah. Menjadi vulnerable (rapuh) itu sangat penting,” ucap Tara. 

Berserah bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan keterbukaan untuk menerima bahwa tidak semua hal bisa dikontrol. 

Membiarkan diri terbuka atau “rapuh” pada kemungkinan kesalahan dapat menjadi langkah awal untuk menurunkan rasa cemas. 

Dalam melepas kecemasan, cara sederhana yang bisa dilakukan adalah bersikap bodo amat dan memberikan afirmasi positif pada diri sendiri. 

“Bilang ke diri sendiri, ‘Bodo amat, biarin saja, enggak apa-apa, enggak sempurna juga enggak apa-apa, I give my best, anyway (saya sudah memberikan yang terbaik)’. Dengan kita bilang itu, di situlah kita mulai melepas,” terang Tara.

“Ketika kita mulai melepas, tentu kecemasan akan turun dengan sendirinya karena kita enggak mencoba lagi untuk antisipasi,” sambung dia. 

Kendati demikian, jika kecemasan yang dirasakan benar-benar mengganggu kehidupan sehari-hari, Tara mengimbau agar kamu mencari bantuan profesional untuk ditangani lebih lanjut. 

Sumber: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia?

23 August 2026 - 23:54 WIB

AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital?

23 August 2026 - 23:51 WIB

China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air

23 August 2026 - 23:43 WIB

Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt

23 August 2026 - 23:35 WIB

Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global

23 August 2026 - 23:25 WIB

Trending on Kabar Lifestyle