Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar Lifestyle

Visa Ditolak, Presiden Palestina Manfaatkan Teknologi untuk Pidato di PBB

badge-check


					Presiden Palestina Mahmud Abbas. Foto: Vyacheslav Prokoftev/Sputnik/AFP/Getty Images Perbesar

Presiden Palestina Mahmud Abbas. Foto: Vyacheslav Prokoftev/Sputnik/AFP/Getty Images

Dalam sidang PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) mendatang, Presiden Palestina Mahmud Abbas dicekal Amerika Serikat dengan penolakan visa. Akan tetapi, teknologi membantunya untuk tetap bersuara.

“Negara Palestina dapat mengirimkan pernyataan Presidennya yang telah direkam sebelumnya, yang akan diputar di Ruang Sidang Umum,” menurut keterangan PBB.

Melansir Al Jazeera, pidato-pidato Majelis Umum dijadwalkan dimulai pada hari Selasa waktu setempat setelah para pemimpin berkumpul pada hari Senin untuk menghadiri pertemuan puncak. Pertemuan ini diselenggarakan oleh Prancis dan Arab Saudi yang bertujuan untuk membangun momentum menuju solusi dua negara (two-state solution) antara Israel dan Palestina.

“Gaza adalah isu nomor satu di Majelis Umum PBB,” lapor Editor Diplomatik Al Jazeera James Bays dari New York.

“Semua pemimpin datang ke sini dan menyampaikan pidato mereka. Namun pada kesempatan ini… visa Mahmud Abbas ditolak… yang sangat tidak biasa,” ujarnya.

Bays mengatakan bahwa suara mayoritas yang mendukung Abbas berpidato di Majelis Umum PBB melalui video merupakan ‘gambaran opini internasional tentang Palestina dan Gaza’. Ini pun menunjukkan bahwa saat ini sangat sedikit negara yang mendukung Israel dan AS.

Duta Besar Palestina Riyad Mansour pun berkomentar mengenai penolakan visa itu dan menyebutnya sebagai penyalahgunaan wewenang dan hukuman bagi Negara Palestina yang seharusnya tidak terjadi. Mansour menambahkan bahwa Palestina tidak akan mengalah sedikit pun dalam haknya untuk berpartisipasi penuh di PBB.

Debat Umum Tingkat Tinggi PBB akan dimulai pada 23 September ini di New York, AS. Rangkaian Sidang Majelis Umum PBB ke-80 ini telah dibuka sejak 9 September lalu.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen

6 May 2026 - 22:21 WIB

Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos

2 May 2026 - 14:08 WIB

Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update

2 May 2026 - 13:50 WIB

50+ Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk WhatsApp Status & IG Story

21 April 2026 - 11:22 WIB

Johny Srouji Jadi Bos Hardware Apple, Peran Makin Besar

21 April 2026 - 11:19 WIB

Trending on Kabar Lifestyle