Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Kabar Dunia

Gempa Besar Nabire Dipicu Sesar Anjak Weyland, Ini Penjelasan BMKG

badge-check


					Sejumlah pelajar melintasi jembatan Siriwini Bawah yang rusak akibat gempa di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Jumat (19/9). (Foto: ANTARA FOTO/Jack) Perbesar

Sejumlah pelajar melintasi jembatan Siriwini Bawah yang rusak akibat gempa di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Jumat (19/9). (Foto: ANTARA FOTO/Jack)

Papua – Gempa bumi besar berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Nabire, Papua Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa dipicu aktivitas Sesar Anjak Weyland.

“Bisa sampai Magnitudo 6,5 karena Weyland Fault itu sumber gempa sesar aktif yang cukup panjang,” kata Daryono, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, saat dihubungi, Jumat (19/9).

Menurut Daryono, meurujuk peta seismisitas Papua periode tahun 2009-2024, menunjukkan bahwa Nabire dan sekitarnya memang sangat aktif secara seismik.

Sesar Anjak Weyland atau Weyland Overthrust adalah sesar geologi utama di Papua yang terbentuk akibat konvergensi miring antara lempeng tektonik Australia dan Pasifik. Sebagai jenis sesar dorong, Weyland Overthrust merupakan sesar anjak atau sesar naik (thrust fault) di mana satu blok batuan didorong ke atas blok batuan lainnya.

Ia menambahkan getaran cukup kuat dirasakan masyarakat di Nabire dengan skala intensitas V MMI, di mana hampir semua orang terbangun akibat guncangan. Di Wasior, guncangan tercatat pada skala IV-V MMI.

Sementara di Enarotali getaran dirasakan dengan skala III-IV MMI, di Timika skala III MMI, dan di Biak serta Supiori skala II-III MMI.

Menurut Daryono, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Nabire M6,5 yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal diduga dipicu aktivitas sesar anjak Weyland.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” tuturnya.

Sebelumnya, gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 6,5 mengguncang wilayah Nabire, Papua Tengah, pada Jumat (19/9) pukul 01.19 WIB.

Episenter gempa berada di darat, tepatnya di koordinat 3,47° LS dan 135,49° BT, dengan kedalaman 24 kilometer. BMKG mencatat gempa terjadi akibat aktivitas Sesar Anjak Weyland.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia