Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Gara-gara Atap Ambruk, 31 Pelajar SMKN 1 Cileungsi Terluka

badge-check


					Petugas Damkar Kab. Bogor tengah melakukan evakuasi di lokasi ambruknya atap SMKN 1 Cileungsi. (Foto Damkar Kab. Bogor) Perbesar

Petugas Damkar Kab. Bogor tengah melakukan evakuasi di lokasi ambruknya atap SMKN 1 Cileungsi. (Foto Damkar Kab. Bogor)

Cileungsi-Belum sepekan atap Majlis Tak’lim Ashobiyah Ciomas Kabupaten Bogor ambruk, kini kejadian atap ambruk terjadi di SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor,  Rabu (10/9/2025) pagi.

Ironisnya atap ambruk saat pelajar tengah melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) mata pelajaran Bahasa Jepang di dalam kelas XI Teknik Logistik SMKN 1 Cileungsi.Ketenangan KBM berubah menjadi mencekam, saat tib-tiba terdengar suara keras dari bagian atap kelas dan puing-puing atap berjatuhan menimpa para pelajar. Suasana berubah menjadi ramai dengan teriakan histeris pelajar yang panik dan tangisan menahan sakit.

“Suasananya mencekan,pada panik dan banyak yang kesakitan tertimpa puing-puing atap,” kata Annisa (17), siswi yang selamat.

Menurutnya kejadiannya cepat dan tidak ada tanda-tanda akan rubuh, sehingga wajar jika teman-temannya di dalam kelas panik saat mendengar suara dari atap kelas.

Sementara itu menurut Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, sedikitnya ada 31 pelajar menjadi korban dan luka-luka.

“”26 pelajar  kami evakuasi ke RS Thamrin dan 5 lainnya ke RS Merry,” kata Jalal.

Meski tak ada korban jiwa, lanjutnya, namun ada korban yang mengalami kepala robek, patah tulang, akibat tertimpa besi maupun genteng.

“Ada korban yang harus dijahit, ada hang diberi perawatan seperti infus, oksigen, hingga suntikan tetanus,” jelasnya.

Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor