Menu

Dark Mode
Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

Kabar Bogor

Gara-gara Atap Ambruk, 31 Pelajar SMKN 1 Cileungsi Terluka

badge-check


					Petugas Damkar Kab. Bogor tengah melakukan evakuasi di lokasi ambruknya atap SMKN 1 Cileungsi. (Foto Damkar Kab. Bogor) Perbesar

Petugas Damkar Kab. Bogor tengah melakukan evakuasi di lokasi ambruknya atap SMKN 1 Cileungsi. (Foto Damkar Kab. Bogor)

Cileungsi-Belum sepekan atap Majlis Tak’lim Ashobiyah Ciomas Kabupaten Bogor ambruk, kini kejadian atap ambruk terjadi di SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor,  Rabu (10/9/2025) pagi.

Ironisnya atap ambruk saat pelajar tengah melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) mata pelajaran Bahasa Jepang di dalam kelas XI Teknik Logistik SMKN 1 Cileungsi.Ketenangan KBM berubah menjadi mencekam, saat tib-tiba terdengar suara keras dari bagian atap kelas dan puing-puing atap berjatuhan menimpa para pelajar. Suasana berubah menjadi ramai dengan teriakan histeris pelajar yang panik dan tangisan menahan sakit.

“Suasananya mencekan,pada panik dan banyak yang kesakitan tertimpa puing-puing atap,” kata Annisa (17), siswi yang selamat.

Menurutnya kejadiannya cepat dan tidak ada tanda-tanda akan rubuh, sehingga wajar jika teman-temannya di dalam kelas panik saat mendengar suara dari atap kelas.

Sementara itu menurut Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, sedikitnya ada 31 pelajar menjadi korban dan luka-luka.

“”26 pelajar  kami evakuasi ke RS Thamrin dan 5 lainnya ke RS Merry,” kata Jalal.

Meski tak ada korban jiwa, lanjutnya, namun ada korban yang mengalami kepala robek, patah tulang, akibat tertimpa besi maupun genteng.

“Ada korban yang harus dijahit, ada hang diberi perawatan seperti infus, oksigen, hingga suntikan tetanus,” jelasnya.

Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Ikhtiar KONI Kota Bogor Penuhi Target 100 Emas

28 April 2026 - 09:32 WIB

Trending on Kabar Bogor