Menu

Dark Mode
Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini

Kabar Lifestyle

Jembatan Tertinggi di Dunia Made in China Diuji dengan 96 Truk

badge-check


					Foto: CFOTO/Future Publishing via Getty Images Perbesar

Foto: CFOTO/Future Publishing via Getty Images

Jembatan tertinggi di dunia telah menjalani uji beban akhir sebelum diresmikan. Sebanyak 96 truk berbobot melintasi jembatan ini untuk menguji integritas strukturalnya.

Pembangunan Jembatan Huajiang Grand Canyon di Provinsi Guizhou, China, dimulai pada 2022, menghubungkan wilayah Liuzhi dan Anlong. Jembatan gantung ini memiliki panjang 2.980 meter, jarak yang cukup jauh untuk sebuah jembatan, tetapi dengan ketinggian 625 meter.

Jembatan yang dibangun di atas Sungai Beipan ini, kini menjadi jembatan tertinggi di dunia, sekaligus jembatan bentang terbesar di wilayah pegunungan. Jembatan Huajiang Grand Canyon membentang di Huajiang Grand Canyon, yang juga dijuluki ‘retakan Bumi’. Saat beroperasi nanti, jembatan ini akan mempersingkat perjalanan berdurasi satu jam menjadi hanya 90 detik melintasi ngarai.

Menjelang peresmian yang diperkirakan pada akhir September, jembatan ini kini telah menjalani uji beban akhir. Selama lima hari, para insinyur melakukan uji beban statis dan dinamis, yang melibatkan 18, 48, dan 96 kendaraan, dengan berat total lebih dari 3.300 ton.

Uji coba tersebut mensimulasikan berbagai arus lalu lintas dan distribusi kendaraan di jembatan, sementara sensor yang ditempatkan di jembatan memantau tekanan dan regangan yang dialaminya. Dalam uji dinamis, kendaraan juga memvariasikan kecepatan dan menggunakan rem untuk meniru kondisi berkendara normal dengan lebih baik.

Setelah selesai, jembatan ini juga akan dilengkapi jalur pejalan kaki kaca dan menawarkan wisata bungee jumping serta paralayang. Karena ketinggian dan posisinya di ngarai, pengguna bahkan dapat berkendara, berjalan kaki, atau ‘melompati awan’, berada tinggi di atas Sungai Beipan.

Meskipun jembatan ini akan menjadi yang tertinggi di dunia, berdasarkan ketinggian dek (jalan menuju tanah di bawahnya), menurut Guinness World Records, yang menggunakan ukuran berbeda untuk jembatan ‘tertinggi’, Jembatan Huajiang Grand Canyon bukan yang tertinggi.

Nilai ini diukur dari titik tertinggi jembatan, termasuk bangunannya,hingga bagian terendah yang terekspos. Rekor dunia saat ini untuk jembatan tertinggi menurut Guinness World Records adalah Jembatan Millau di Prancis.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor

20 September 2026 - 21:07 WIB

Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan

19 September 2026 - 19:57 WIB

Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG

19 September 2026 - 19:54 WIB

Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya?

19 September 2026 - 19:49 WIB

Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan

19 September 2026 - 19:45 WIB

Trending on Kabar Lifestyle