Menu

Dark Mode
Denny Mulyadi Bahas Perencanaan dan Pengawasan Anggaran Bareng DPRD Lampung Utara Bahaya Polusi Udara Dalam Ruangan: Filter Air Purifier Mesti Rutin Diganti Cerita Dokter dan Perawat Pakai Gadget Apple untuk Rawat Pasien Steam Machine Valve Diburu Penimbun, Harganya tembus Rp 50 Jutaan Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor

Kabar Bogor

70 Pelaku UMKM dan Difabel Dilatih Soal Keuangan

badge-check


					70 Pelaku UMKM dan Difabel Dilatih Soal Keuangan Perbesar

Sedikitnya 70 pelaku UMKM dan difabel Bogor mengikuti “Program Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan UMKM Kreatif Naik Kelas” yang digelar oleh Forum Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Bogor, REKA Bogor berkolaborasi dengan PT Bank Mizuho Indonesia dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor yang ke 543, di auditorium Bima Arya, Senin (2/6/2025)

Dalam program tersebut ke 70 pelaku UMKM dan Difabel mendapatkan pelatihan intensif seputar literasi dan inklusi keuangan, serta dukungan nyata berupa printer gratis dan aplikasi POS – SOLUSI untuk menunjang digitalisasi usaha mereka. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mendorong transformasi UMKM kreatif agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan keuangan digital.

Menurut Georgian Marcello selaku ketua Reka Bogor, kegiatan ini telah dilaksanakan rutin sejak tahun 2023, dan hingga kini telah menjangkau 570 pelaku UMKM.

“Ini membuktikan komitmen berkelanjutan dalam penguatan sektor ekonomi kreatif di Kota Bogor,” kata Georgian.

Georgi sapaan akrabnya, menambahkan, kolaborasi ini juga mempererat hubungan kerja sama antara Kota Bogor dan Jepang, khususnya melalui keterlibatan PT Bank Mizuho Indonesia. Bank Mizuho Indonesia mendukung penuh kegiatan Program Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan UMKM Kreatif Naik Kelas.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan infrastuktur untuk membangun dan meningkatkan akses keuangan perbankan untuk UMKM Kota Bogor,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, Rudiyana berharap literasi keuangan ini, bisa meningkatkan indikator literasi finansial di masyarakat agar bisa menekan angka judi online dan pinjaman online di kota Bogor. UMKM memiliki kelincahan yang lebih baik daripada perusahaan besar, lebih adaptif, maka perlu membekali UMKM untuk bisa naik kelas, mulai dari digitalisasi hingga finansial.

“Kami apresiasi program ini agar meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif di Kota Bogor,” kata Rudi.

Sementara itu seluurh peserta selain mendapatkan pelatihan, juga mendapatkan tiket dan tur gratis Bumi Parawira, sebagai bentuk apresiasi dan pengalaman wisata edukatif yang mendukung ekosistem ekonomi kreatif. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan dari Teater Karoeng serta penampilan juara Bogor Bodor, ajang stand-up comedy yang diinisiasi oleh komunitas Stand Up Indo Bogor dengan tema literasi keuangan. Penampilan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaku seni pertunjukan sebagai subsektor penting dalam ekonomi kreatif. Pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Denny Mulyadi Bahas Perencanaan dan Pengawasan Anggaran Bareng DPRD Lampung Utara

30 June 2026 - 22:09 WIB

Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis

29 June 2026 - 20:38 WIB

Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor

29 June 2026 - 17:13 WIB

Alun-alun Empang Bogor Mulai Ditata

28 June 2026 - 23:16 WIB

Helaran Pajajaran, Dedie Rachim Ingatkan Falsafah Hidup Masyarakat Sunda

27 June 2026 - 22:04 WIB

Trending on Kabar Bogor