Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Bogoh Ka Bogor

1200 Angkot Jadi Target Reduksi di Kota Bogor

badge-check


					1200 Angkot Jadi Target Reduksi di Kota Bogor Perbesar

Reduksi angkot akan kembali dilakukan Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub). Reduksi atau pengurangan angkot ini jadi target prioritas di tahun 2025. Demikian dikatakan Kadishub Marse Saputra, yang diwakili Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bogor, Dimas Tiko kepada wartawan, Senin (19/5/2025). 

Menurut Dimas, sasaran utama reduksi kendaraan angkutan umum ini adalah angkot-angkot tua yang sudah melebihi batas usia kendaraannya dan melebihi ukur teknisnya, sehingga tidak laik jalan. Pada tahun ini pihaknya menargetkan ada 1200 unit angkot tua berusia di atas 20 tahun yang akan direduksi. Program itupun merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya.

“Jadi masih banyak angkot yang sudah tidak layak tetapi masih dioperasionalkan. Ada beberapa kendaraan yang kami razia dan kandangkan di kantor. Kami cek dan evaluasi ternyata umur teknisnya sudah melalui aturan yang ada. Sesuai prosedur dan aturan, kami lakukan analisa dan disampaikan kepada pengusaha harus di P5 atau dibesituakan,” ungkap Dimas.

Program reduksi, lanjut Dimas, terus dijalankan. Hingga pertengahan Mei 2025 Dimas menyebut sudah ada 500 unit angkot yang sudah direduksi pihaknya sejak awal tahun lalu. Program reduksi inipun diharapkan bisa mengurangi jumlah angkot di Kota Bogor yang mencapai 2800 unit. Jumlah ini ditargetkan turun hingga di bawah 2000 unit pada akhir tahun 2025 mendatang. Program ini dibarengi dengan tidak adanya penambahan angkot atau pemberian izin trayek baru.

“Kami berharap ada kerjasana dan ketaatan dari pelaku usaha kendaraan. Karena untuk tertib ini harus sama-sama,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan, target reduksi angkot tersebut dipasang sebagai jawaban atas janji politiknya yakni menjalankan misi Bogor Lancar.

“Masih banyak PR yang jadi tantangan kepala daerah. Seperti program resuksi angkot yang implementasinya belum tuntas sempurna. Ini akan kami kejar 5 tahun ke depan,” ujar Dedie.

Selain itu, melalui program reduksi angkot itu, dirinya juga ingin mempertimbangkan keamanan, kenyamanan, keselamatan para penumpang serta kelaikan kendaraan umum yang ada di Kota Bogor. “Yaa, kalau sudah tidak layak dan sudah melebihi batas usianya, angkot itu jangan di operasionalkan kembali,” pungkasnya. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

YKI Kota Bogor Kunjungi Pasien Kanker, Asmah Menangis Tanpa Suara

4 February 2026 - 08:37 WIB

Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan

31 January 2026 - 10:20 WIB

Sekda Harap BPBD Kota Bogor Tingkatkan SDM dan Pelayanan

30 January 2026 - 18:30 WIB

Denny Mulyadi Tekankan Nilai Adab dan Kejujuran dalam AISC BPIBS 2026

28 January 2026 - 10:06 WIB

Kota Bogor Raih UHC Award Tahun 2026

28 January 2026 - 09:54 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor