Menu

Dark Mode
JPO Rangga Mekar-Batutulis Diperbaiki, Arus Lalin Motor Dialihkan Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

Kabar Bogor

Pemkot Tindaklanjuti Arahan Presiden Terkait Penataan Reklame dan Sampah

badge-check


					Pemkot Tindaklanjuti Arahan Presiden Terkait Penataan Reklame dan Sampah Perbesar

Usai melaksanakan apel rutin di Plaza Balai Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, langsung melakukan inspeksi ke sejumlah titik di jalan protokol Kota Bogor, Senin (24/2/2025).

Peninjauan ini sebagai bentuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto soal penataan baliho, reklame, hingga persampahan. Titik yang dikunjungi di antaranya seputaran SSA, Terminal Baranangsiang, Pasar Bogor, dan Jalan Ir. H. Juanda.

“Pertama, berkaitan dengan kabel yang melintang di jalan dari sisi kiri ke kanan. Kami cek, sebagian milik provider dan sebagian masih milik Kota Bogor. Untuk itu, kami instruksikan dinas terkait untuk langsung berkomunikasi dengan provider,” jelas Jenal Mutaqin usai peninjauan.

Terkait kabel yang melintang di jalan, Jenal Mutaqin mengatakan bahwa penataannya diharapkan selesai usai Lebaran nanti dengan teknik tanam dalam tanah.

“Agar dilakukan secepatnya, kalau bisa sebelum Lebaran,” ujarnya.

Aspek lain yang menjadi perhatian adalah reklame atau billboard yang juga menjadi sorotan Presiden. Fakta di lapangan menunjukkan adanya reklame yang izinnya telah habis, rusak, hingga tidak terurus.

Bahkan, di salah satu titik di area Baranangsiang terdapat reklame yang bergabung dengan taman dan kondisinya perlu ditata ulang. Kendalanya, titik tersebut dikelola oleh pihak swasta.

“Tidak hanya itu, semua lokasi yang berkaitan dengan PKS (Perjanjian Kerja Sama) harus dievaluasi. Bogor saat ini menjadi wajah Indonesia, apalagi ketika tamu negara berkunjung ke Kota Bogor,” ucap Jenal Mutaqin.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan moratorium terhadap reklame-reklame yang dianggap tidak sesuai, termasuk yang dimiliki oleh pemerintah.

“Tentu ke depan kita akan menyesuaikan. Mudah-mudahan lebih baik, lebih rapi, dan lebih nyaman sesuai harapan. Kota Bogor harus bisa menjadi tuan rumah penyambutan tamu negara dan membawa citra yang baik,” ujarnya.

Pemerintah pusat juga meminta setiap instansi vertikal di sekitar SSA untuk berkontribusi dalam penataan, seperti memasang tiang bendera atau melakukan penataan visual lainnya.

“Kita akan coba mengundang mereka secara resmi. Ini seharusnya menjadi perhatian dan contoh bagi pihak swasta atau lembaga vertikal lainnya. Jika instansi pemerintah saja mau menyesuaikan, seharusnya yang lain juga demikian,” kata Jenal Mutaqin. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

JPO Rangga Mekar-Batutulis Diperbaiki, Arus Lalin Motor Dialihkan

27 August 2026 - 14:56 WIB

Penataan Angkot Capai 50,2 Persen, Targetkan Penertiban Tuntas Akhir Tahun

26 August 2026 - 14:51 WIB

Wujudkan Generasi Sehat Kota Bogor, Pemkot Bogor Gelar Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

26 August 2026 - 13:44 WIB

Ratusan Ummat Islam Ikuti Maulid Nabi di Mesjid Agung

26 August 2026 - 13:33 WIB

Halte Air Alam, Upaya Pemkot Bogor Percantik Kota Tanpa APBD

23 August 2026 - 14:23 WIB

Trending on Kabar Bogor