Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor Zuckerberg Menyerah Setelah Kacamatanya Dihujat Habis-Habisan Sam Altman Desak Dewan Keamanan PBB Adopsi Standar AI Internasional Inggris Sebut Krisis Iklim Ancam Pertahanan Banyak Negara Mantan Bos Keamanan Google: AI Lebih Membahayakan untuk Anak daripada Medsos Agen AI OpenAI Retas Situs Kesehatan Pemerintah Australia: PM Albanese Geram

Kabar Politik

Tekan Angka Perceraian di Kota Bogor, Melli Darsa Gagas Program Edukasi Pranikah

badge-check


					Tekan Angka Perceraian di Kota Bogor, Melli Darsa Gagas Program Edukasi Pranikah Perbesar

Sebagai bentuk komitmen menekan angka perceraian yang terus meningkat di Kota Bogor terutama di kalangan pasangan muda, Melli Darsa Gagas Program Edukasi Pranikah. Komitmen tersebut disampaikan Melli saat menyapa warga, kemarin.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2023 tercatat 1.637 kasus perceraian di Kota Bogor. Banyak dari kasus ini melibatkan pasangan muda yang belum siap menghadapi tantangan dalam kehidupan pernikahan, terutama karena faktor ekonomi dan mental yang tidak matang.

Melihat tren ini, Melli mengusulkan program edukasi pranikah komprehensif yang dirancang khusus untuk memberikan bimbingan kepada pasangan muda sebelum mereka menikah. Program ini mencakup berbagai aspek penting seperti manajemen keuangan keluarga, keterampilan komunikasi, dan manajemen konflik dalam rumah tangga.

Menurut Melli, program ini akan memberikan pembekalan mental dan finansial yang lebih mendalam bagi para calon pengantin.

“Kami ingin memastikan bahwa pasangan muda tidak hanya memahami cinta dan komitmen, tetapi juga siap secara mental dan finansial untuk membangun rumah tangga yang stabil. Program ini akan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan pernikahan dengan lebih baik,” ujar Melli.

Selain itu, Melli juga menekankan pentingnya memberikan edukasi mengenai usia pernikahan ideal untuk menghindari pernikahan dini, yang sering kali menjadi penyebab ketidakstabilan dalam rumah tangga. “Pernikahan bukan hanya tentang mengikat hubungan, tapi juga tentang kesiapan untuk hidup bersama dalam jangka panjang. Kita perlu memberi anak muda pemahaman tentang risiko pernikahan dini dan bagaimana mempersiapkan diri secara menyeluruh,” tambahnya.

Dalam program ini, Melli berencana bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) dan lembaga sosial untuk memberikan edukasi pranikah yang lebih interaktif dan menyeluruh. Ia berharap program ini akan menjadi langkah preventif yang efektif dalam menekan angka perceraian, terutama di kalangan pasangan muda yang masih rentan terhadap masalah rumah tangga.

“Kami ingin menciptakan generasi keluarga yang lebih kuat, lebih harmonis, dan lebih siap menghadapi tantangan hidup bersama. Ini bukan hanya tentang menurunkan angka perceraian, tetapi juga tentang menciptakan rumah tangga yang bahagia dan sejahtera bagi warga Kota Bogor,” tutup Melli. RLS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

Trending on Kabar Politik