Menu

Dark Mode
Bencana Super El Nino 2026 Akan Terus Menguat Hingga 2027 Drone Tak Kasat Mata Berhasil Dibuat, Militer Diprediksi Bakal Tertarik Utang Raksasa Teknologi AS Demi AI Tembus Rp 29.653 Triliun Gunung Es Raksasa Greenland Terbalik, Picu Gelombang Dahsyat Samsung Wallet Bakal Dukung Pembayaran Kripto di HP DPRD Kota Bogor Desak Pemkot Percepat Penanganan Lonjakan Kasus HIV

Feature

Digadang-gadang Jadi Calon Wakil Wali Kota, Ini Sederet Prestasi Denny Mulyadi

badge-check


					Digadang-gadang Jadi Calon Wakil Wali Kota, Ini Sederet Prestasi Denny Mulyadi Perbesar

Enam bulan jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Bogor, sejumlah nama calon Wali Kota Bogor masih bertengger di puncak  survey yang digelar sejumlah kalangan. Bukan hanya nama cawalkot saja yang ramai, bursa nama bakal calon Wakil Wali Kota pun diramaikan dengan sejumlah nama. Mulai dari politisi hingga Aparatur SIpil Negara (ASN).

Denny Mulyadi, salah satu ASN Pemkot Bogor yang namanya sering terdengar disebut-sebut bakal berduet sebagai pasangan salah satu calon Wali Kota Bogor pada Pilkada 2024 Dedie A Rachim, bahkan namanya pun sering disebut sejumlah calon wakil kota Bogor lainnya. Terlebih adanya sejumlah baliho bergambar Denny Mulyadi sebagai Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Bogor, di sejumlah titik di Kota Bogor.

Nama calon pendamping dari ASN ini jelas dinilai sejumlah pihak bakal memberikan pengaruh signifikan dalam kriteria elektoral dan dalam hal ini bisa melengkapi kelemahan calon walikota. Idealnya, posisi wakil walikota memenuhi kriteria pemerintahan yaitu mempunyai pengetahuan, pemahaman, kemampuan dan pengalaman dalam mengelola pemerintahan.

Denny Mulyadi yang akrab disapa Denboy, diketahui menjadi ASN di Kota Bogor sejak tahun 1997 sebagai staf bagian perekonomian Ekonomi pada Sekretariat Daerah Kota Bogor. Kemudian menjadi Sekretaris pribadi Wali Kota Bogor Iswara Natagera periode 1998 sd 2003 dan dilanjut sebagai Sekertaris Walikota Bogor, Diani Budiarto periode 2004 s.d 2009.

Track record jabatan yang pernah diemban Ketua PDBI Kota Bogor ini tak hanya itu. Pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) juga pernah menjabat sebagai Kasi Pengendalian pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Bogor.

Kemudian mendapat promosi menjadi Kepala Bagian Pengendalian Program Asisten Pembangunan Sekretariat Kota Bogor. Di instansi ini, Denny berinovasi dengan membuat aplikasi LPSE secara elektronik dan berhasil membuat kemudahan dalam pengadaan barang dan jasa di bagian pengendalian program sekretariat Daerah Kota Bogor. Berhasil dalam membuat perubahan tahun 2012 Denny Mulyadi kembali mendapat promosi jabatan menjadi eselon 2 sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Bogor (Dispenda).

Bertugas menangani Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya sektor pajak, banyak tantangan yang harus diselesaikan oleh Denny Mulyadi, diantaranya meminimalisir kebocoran setoran pajak daerah baik dari sisi petugas pajak daerah, maupun dari sisi wajib pajak dalam menyetorkan pajaknya dimana pelaporan pajak daerah masih dilakukan secara manual.

Lagi-lagi Denny melakukan inovasi pelayanan dan pengelolaan pajak secara elektronik yaitu membuat Aplikasi Sistem Informasi Pajak Daerah (SIPDEH). Dengan aplikasi SIPDEH proses administrasi pengelolaan pajak jadi lebih sederhana dan banyak memotong birokrasi dalam pengelolaan pajak daerah. Bahkan wajib pajak dalam membuat laporan dan pembayaran pajak tidak harus datang ke kantor Dispenda.

Dengan aplikasi SIPDEH, melaporkan pajak dapat dilakukan dimana saja, begitu pun dalam membayar pajak dapat disetorkan melalui bank yang bekerjasama dengan Dispenda Kota Bogor. Terobosan itu membuat wajib pajak lebih mudah dalam menyelesaikan kewajiban perpajakan. Cara ini juga mengindari pertemuan antara petugas pajak dengan wajib pajak.

Selain membangun SIPDEH di 2014, terobosan lainnya yaitu melakukan pengawasan dengan memasang alat elektronik fiskal berupa taping box pada objek pajak restoran, hotel, parkir. Dipasangnya alat fiskal tersebut trend pendapatan pajak daerah Kota Bogor dari tahun ke tahun naik secara signifikan.

Untuk melengkapi sarana prasara pelayanan pajak daerah Denny Mulyadi juga membuat perencanaan pembangunan gedung Dispenda yang representativ yang saat ini memiliki 6 lantai. Gedung Dispenda itu kemudian berganti nama menjadi gedung Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor.

Menurut anda, selain digadang-gadang bakal mendampingi bakal calon walikota Dedie Rachim, Denny Mulyadi juga cocok mendampingi siapa?

Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Semangat Bulan Muharram 1448 H di Tengah Tantangan Ekonomi Indonesia

12 July 2026 - 21:29 WIB

Mengenal Angklung Gubrag Dog Dog Lojor

14 June 2026 - 19:25 WIB

HJB ke-544, Ini Kado Untuk Warga Kota Bogor

3 June 2026 - 23:01 WIB

Pantai Butuh Kepedulian, Bukan Sampah

28 May 2026 - 21:28 WIB

Trase Baru Batutulis Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Oktober

24 May 2026 - 23:20 WIB

Trending on Feature