Menu ✖

Dark Mode
Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka

Kabar Bogor

Lawan Narkoba, Pemkot Bogor Bentuk Kelurahan Bersinar

badge-check


					Lawan Narkoba, Pemkot Bogor Bentuk Kelurahan Bersinar Perbesar

Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh setiap tanggal 26 Juni, diperingati Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan mengampanyekan aksi melawan narkoba dengan menggelar talk show sekaligus mengukuhkan Pengurus Kelurahan Bersih Narkoba (Kelurahan Bersinar) Kota Bogor. Adapun kelurahan yang dikukuhkan yakni Cimahpar, Katulampa, Sindang Barang, Kebon Pedes, Cikaret dan Babakan.

Dalam acara bertema ‘Masyarakat Bergerak Bersama Melawan Narkoba, Mewujudkan Indonesia Bersinar’ Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor sekaligus Ketua Badan Narkotika Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, perkembangan narkoba saat ini sangat beragam. Berdasarkan temuan Polresta Bogor Kota, kurang lebih ada sekitar 900 jenis bentuk narkoba yang beredar dan beragam, mulai dari bentuk permen, coklat dan sebagainya. Begitu juga cara penyelundupannya diakali dengan berbagai macam cara.

“Saya harap pengurus Kelurahan Bersinar serta pihak terkait lainnya dapat mengenal tata kerja atau tata cara narkoba dan jenis-jenisnya. Sehingga bisa melakukan sosialisasi dan mencegah peredaran narkoba yang umumnya terjadi di tempat-tempat tersembunyi dan strategis,” kata Sekda.

Syarifah tidak lupa mengingatkan peredaran narkoba yang ada saat ini menyasar semua kalangan, bahkan hingga ke anak-anak. Berdasarkan data Polri, sebanyak 29 persen laka lantas yang tidak wajar disebabkan narkoba dan dari 10.000 penduduk Indonesia ditemukan 220 orang yang berumur 15 hingga 64 tahun terpapar memakai narkoba.

“Dibutuhkan keseriusan, kepekaan dan kesensitifan dalam menghadapi serta memonitornya secara bersama-sama,” kata Syarifah.

Hal lain juga ditegaskan oleh Syarifah yakni menyoal judi online yang saat ini tengah viral di Kota Bogor. Syarifah mengatakan bahwa fenomena tersebut menjadi gambaran di tengah situasi kondusif dan tenang berkehidupan ternyata ada ‘kehidupan lain’ di luar nalar yang muncul.

“Ini bukan hanya tugas bagi kita, tetapi juga semua pihak termasuk di dalamnya guru dan pemuka agama memiliki tanggung jawab untuk peduli hal ini. Kondisi saat ini seperti menyadarkan kita bahwa ada yang kurang dalam memberikan ajak-ajakan kebaikan dan harus ditingkatkan, di sekolah maupun lingkungan,” ucap Syarifah. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian

29 October 2026 - 07:38 WIB

Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram

28 October 2026 - 23:27 WIB

Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

28 October 2026 - 16:55 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda

28 October 2026 - 13:15 WIB

Bocah Ajaib Kuliah Umur 9 Tahun, Calon Doktor Fisika di Usia 18 Tahun

28 October 2026 - 12:35 WIB

Trending on Kabar Bogor