Menu

Dark Mode
Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia? AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital? China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global TikTok Sepakat Bayar ‘Uang Damai’ Rp7 Triliun ke Pemerintah AS

Headline

Diduga Bodong dan Tak Laik Jalan, 18 Angkot Dikandangkan

badge-check


					Diduga Bodong dan Tak Laik Jalan, 18 Angkot Dikandangkan Perbesar

Sedikitnya 18 angkutan kota (angkot) yang beroperasional tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan dan tak laik jalan, diamankan  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

Kepala Bidang Angkutan pada Dishub Kota Bogor, M. Yaffies menuturkan, pihaknya tengah menertibkan angkutan perkotaan (angkot) yang tidak laik jalan dan angkot indisipliner. Penertiban terhadap angkot tanpa surat dan yang tak laik jalan ini, akan dilakukan Dishub Kota Bogor hingga akhir tahun 2023.

“Ini harus ekstra ketat, jangan sampai yang ilegal menjadi legal. Karena untuk keselamatan masyarakat,” kata Yaffies, Rabu (5/4/2023) siang.

Hasil penertiban selama 1 minggu lanjut Yaffies, berhasil diamankan 18 angkot. Ada yang  yang tidak ada surat-surat kendaraannya, ada juga yang dari segi fisik tidak laik jalan.

“Ke depannya kami akan terus menertibkan, sampai angkot tertib. Pembatasan jumlah angkot sesuai kajian tahun 2022 idealnya hanya 1.012 angkot di Kota Bogor. Sebetulnya demand nya berapa kebutuhan masyarakat pada angkot ini. Kami misinya angkutan penumpang umum itu di jalur utama, ya angkutan massal,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Pengendalian dan Ketertiban pada Dishub Kota Bogor, Ridwan memaparkan, perbulan dari operasi terpadu dan menggelar penertiban itu satu bulan ada 12 kali. Tetapi untuk mobile penertiban itu setiap hari, karena memang atensi dari pimpinan terkait kendaraan-kendaraan yang tidak laik jalan.

“Kami melakukan penertiban, memeriksa surat-surat kendaraan angkot. Ternyata setelah diperiksa dengan kondisi dilapangan, ternyata angkot ini negatif ada surat-suratnya. Kosong saja, artinya kalau kosong surat-suratnya kendaraan kami bawa ke kantor. Tetapi kalau masih layak beroperasional dan salah satu surat masih berlaku, kami lakukan penilangan saja,” tutur Ridwan.

“Yang melakukan penilangan itu PPNS Kota Bogor. Untuk total penertiban satu hari bisa 5 sampai 10 kendaraan, tetapi itu lewat penertiban secara terpadu melibatkan jajaran TNI dan Polri,” tambah Ridwan.

Pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Lewat PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kemandirian Penerima Manfaat

21 August 2026 - 10:37 WIB

1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA

18 August 2026 - 16:40 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jamuan Rakyat Istana Bogor

17 August 2026 - 10:31 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Buaran Gelar Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

16 August 2026 - 18:59 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Berikan Perlindungan Bagi 4.000 Pemilah Sampah

11 August 2026 - 10:17 WIB

Trending on Headline