Menu

Dark Mode
Luncurkan Alapadu Wara Wiri, BKPSDM Jemput Bola ke ASN Pemkot Ajak Konsistensi Jaga Kebersihan Kota Bogor April Sudah Masuk Kemarau, Kenapa Masih Hujan Deras? Tentara Israel Akui Iron Dome Cs Gagal Bendung Rudal Iran Unik! Astronaut Artemis II Tidur di Luar Angkasa Mirip Kelelawar Satelit NASA Ungkap Tembok Hijau China Menjinakkan Gurun

Kabar Bogor

Audensi Tak Ditanggapi, Asosiasi Jasa Kontruksi Ngadu ke BK

badge-check


					Audensi Tak Ditanggapi, Asosiasi Jasa Kontruksi Ngadu ke BK Perbesar

Tak kunjung mendapatkan jawaban terkait permohonan audensi dengan pimpinan DPRD Kota Bogor, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor beserta sejumlah asosiasi jasa konstruksi menyampaikan surat aduan kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bogor.

Menurut salah satu pimpinan asosiasi dari Gapensi Kota Bogor, Haekal Audah, surat aduan dilayangkan karena sudah satu bulan lebih surat permohonan audiensi kepada pimpinan DPRD Kota Bogor, belum ada ditindaklanjut.

“Kami merasa permohonan audiensi adalah bagian dari hak masyarakat, untuk dapat berdiskusi dengan wakil rakyat,” kata Haekal.

Pimpinan Gapeksindo Kota Bogor, Onang Suhendar menambahkan, sebagai warga yang baik pimpinan asosiasi berusaha dan mencoba menyampaikan aspirasi melalui audiensi, namun sayangnya tidak diindahkan.

Senada dengan Onang, Sekretaris Aspeknas Kota Bogor, Heri menyayangkan tidak adanya itikad baik dari pimpinan dewan untuk berdiskusi dengan asosiasi jasa konstruksi.

“Sempat ada kabar, kalau audiensi tersebut di disposisi ke salah satu pimpinan dewan, tapi sampai saat ini pimpinan dewan tersebut tidak menghubungi pihak asosiasi. Intinya kami ingin iklim usaha yang kondusif bisa terwujud di Kota Bogor. Tapi kami tidak bisa jalan sendiri, perlu penyamaan persepsi dari semua pihak,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kota, Jenal Mutaqin mengaku belum menerima tembusan dan belum mengecek adanya surat aduan ke BK DPRD Kota Bogor. Akan tetapi pada prinsipnya audiensi dari manapun, DPRD akan menerima karena ini merupakan lembaga.

“Audiensi dari manapun pasti diterima oleh kami, ini kan lembaga. Intinya, bisa disposisi ke komisi terkait sesuai bidang, atau diterima oleh ketua atau pimpinan lain. Tinggal menyesuaikan waktu dan jadwal audiensi,” ujar Jenal.

Jenal mengaku saat ini selain Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto tengah sakit, jadwal DPRD Kota Bogor pun cukup padat terutama di akhir tahun seperti ini.

“Ketua lagi sakit, dan kita sedang padat kegiatan. Oktober sampai November 2022 DPRD estafet pembahasan pertama KUA PPAS tahun 2023, RAPD tahun 2023, Renja DPRD 2023 dan tiga raperda yang akan dipansuskan minggu depan. Kemudian  pansus berjalan,” pungkasnya.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Luncurkan Alapadu Wara Wiri, BKPSDM Jemput Bola ke ASN

7 April 2026 - 21:39 WIB

PDIP Kota Bogor Terima SK Pengurus

7 April 2026 - 08:58 WIB

Komdigi: Rating Gim IGRS di Steam Bukan Klasifikasi Resmi

6 April 2026 - 14:39 WIB

Gelar Diskusi Lintas Agama, PIKI Perkuat Sinergi Wujudkan Depok Kota Toleran

4 April 2026 - 22:07 WIB

Drone 360 Antigravity A1 Tawarkan Sensasi Terbang Tanpa Tuas

4 April 2026 - 19:27 WIB

Trending on Kabar Bogor