Wali Kota Bogor, Bima Arya mengapresiasi kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor di bawah pimpinan Almer Faiq Rusydi, yang selama ini telah bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemkot Bogor dalam berbagai hal. Salah satunya membantu penanganan Covid 19 dan mempercepat pemulihan ekonomi di Kota Bogor. Hal tersebut disampaikan Bima saat menghadiri HUT ke-54 KADIN Kota Bogor di Graha Kadin Kota Bogor, Sabtu (24/9/2022).
Menurut Bima, perkembangan kemajuan pusat Kota Bogor saat ini begitu pesat. Bahkan pasca pandemi ini recovery pemulihan ekonomi di Kota Bogor berada di di atas kota-kota lain di Indonesia. Ketika unit usaha di sektor jasa di beberapa kota gulung tikar, di Kota Bogor malah tumbuh berbagai bisnis jasa baru dibidang restoran, kafe, toko dan sebagainya.

“Hal itu terjadi, karena Kota Bogor memiliki proxybility dengan Jakarta. Untuk itu kata dia, di masa-masa injury time ini pihaknya ingin membangun kawasan yang ada di Kota Bogor agar terus berkembang maju. Ada rencana memindahkan balai kota ke Bogor Timur. Tentu kita akan membangun pusat kota di sana. Ada pengembangan kawasan bisnis Kedung Halang dan sebagainya, Sekarang kita juga bangun jalur pedestrian bertahap di Pandu raya. Kemudian kita lihat di Ahmad Yani ini potensi untuk kuliner, mulai dari Jambu Dua sampai Air Mancur luar bisa sebelah kiri itu,” kata Bima, yang ingin menuntaskan janji kampanye dan program prioritas Kota Bogor.
Ke depan, kata dia, Pemkot Bogor pun akan kembali membangun pedestrian. Meski sempat beberapa kali menerima kritikan. Namun pembangunan pedestrian ini memiliki banyak manfaat bagi pengembangan kota.
“Ini adalah untuk membuat stimulan pembangunan ekonomi di zona-zona itu. Di Pandu Raya, di Ahmad Yani dan jalan-jalan lain,” katanya, seraya mengucapkan Dirgahayu Kadin Indonesia ke-54.
Pembangunan itu dilakukan kata Bima Arya, untuk mengantisipasi pemindahan Ibu Kota Jakarta. Karena menurutnya jika ibu kota berpindah maka Kota Bogor harus memiliki daya tarik yang lebih.
“Kota Bogor akan terdampak pemindahan ibu kota. Bimtek, workshop, seminar akan lebih berkurang. Makanya kita harus lebih seksi lagi untuk destinasi wisata, perdagangan dan sebagainya. Makanya itulah keuntungan, makanya kita betul-betul mendorong itu, Di sinilah peran pengusaha yang tergabung di KADIN untuk ikut membangun Kota Bogor,” tegas Bima, seraya mengapresiasi kepengurusan Kadin yang sudah bisa mewujudkan kantor Kadin yang representatif dan lengkap fasilitasnya.
Sementara itu Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi menghaturkan terimakasih atas masukan, saran dan kerjasama yang selama ini sudah berjalan bersama Pemkot Bogor dan Forkopimda Kota Bogor.
“Terimakasih atas dukungan dan kerjasamanya selama ini. Kami sebagai pengusaha siap berkolaborasi membangun dan mempercepat perekonomian di Kota Bogor,” kata Almer.
Almer mengaku miris dengan adanya kasus-kasus korupsi di Indonesia, untuk itu Kadin akan terus berusaha menjauhi praktek-praktek korupsi selama menjalankan kegiatan usahanya. Terlebih Kadin tak lepas dari hubungannya dengan pemerintahan.
“Kita sama-sama perangi korupsi, sehingga pembangunan bisa berjalan lancar sesuai harapan dan bisa dinikmati masyarakat,” kata Almer.
Dalam kesempatan tersebut, Almer juga mengapresiasi seluruh pengurus Kadin Kota Bogor yang telah menyiapkan perayaan HUT Kadin dengan baik.
Penulis Pratama
Editor Aldho Herman














