Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar PDAM

Tirta Pakuan Olah Sampah di Intake Jadi Kompos

badge-check


					olah-sampah-di-intake Perbesar

olah-sampah-di-intake

Berbagai inovasi dilakukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor, selain mengolah air bersih bagi pelanggan. Perumda Tirta Pakuan tengah memulai mengolah sampah menjadi pupuk kompos.

Menurut Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf, pengelolaan sampah tersebut dilaksanakan Intake Ciherang Pondok. Sampah organik yang tersaring di instalasi disulap menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman. 

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf mengatakan, sumber air baku yang digunakan sebagian besar dari sungai baik Cisadane maupun Ciliwung.  Pada saat kondisi hujan seperti saat ini keberadaan sampah yang terbawa arus sungai tentunya akan mempengaruhi produksi air. 

“Tentunya sampah ini dapat mempengaruhi kapasitas yang ada. Sampah menyumbat instrumen ataupun peralatan di IPA (Instalasi Pengelolaan Air), itu yang pertama. Debit air yang ada juga terjadi penurunan karena tersumbat. Itulah menjadi konsen kita,” paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya kemudian mencari solusi untuk mengurangi atau mengatasi permasalahan sampah yang tersaring di instalasi. Salah satunya memanfaatkan sampah organik diolah secara mendiri menjadi pupuk kompos. 

“Terkait sampah ini ke depan kita sudah ada pengelolaan sampah sendiri. Biasanya kita bakar, tetapi sekarang mempekerjakan satu orang ahli sampah untuk dibikin kompos,” terangnya.

Pengelolaan sampah ini lanjut Ardani, nantinya tidak hanya ada di Intake Ciherang Pondok saja, tapi dilaksanakan di intake-intake lain yang dikelola Perumda Tirta Pakuan.

“Kita akan buat tidak hanya di Ciherang Pondok. Seperti di Intake Cikeureuteg, kemudian Pasir Angin, di mana sampahnya cukup besar, sehari bisa 3 sampai 4 kubik, Jadi kita buat kompos,” jelasnya. 

Ardani menambahkan, sampah organik yang sebelumnya hanya dibakar begitu saja, sekarang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan pupuk kompos. “Jadi sampah yang tersaring kita pilah, mana yang sekiranya bisa jadi kompos dan yang tidak kita angkut buang,” katanya.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tirta Pakuan Gencar Layanan Lumpur Tinja Terjadwal

26 October 2026 - 11:39 WIB

Tirta Pakuan Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

10 October 2026 - 11:54 WIB

Jaga Air Tetap Jernih dan Berkualitas, Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa

17 September 2026 - 10:30 WIB

TPAS Terbakar, Tirta Pakuan Salurkan Air Bersih dan Logistik ke Galuga

13 September 2026 - 10:43 WIB

Peduli Kesehatan Warga, Tirta Pakuan Gelar Pengobatan Gratis

5 August 2026 - 11:37 WIB

Trending on Kabar PDAM