Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar PDAM

Tirta Pakuan Olah Sampah di Intake Jadi Kompos

badge-check


					olah-sampah-di-intake Perbesar

olah-sampah-di-intake

Berbagai inovasi dilakukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor, selain mengolah air bersih bagi pelanggan. Perumda Tirta Pakuan tengah memulai mengolah sampah menjadi pupuk kompos.

Menurut Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf, pengelolaan sampah tersebut dilaksanakan Intake Ciherang Pondok. Sampah organik yang tersaring di instalasi disulap menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman. 

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf mengatakan, sumber air baku yang digunakan sebagian besar dari sungai baik Cisadane maupun Ciliwung.  Pada saat kondisi hujan seperti saat ini keberadaan sampah yang terbawa arus sungai tentunya akan mempengaruhi produksi air. 

“Tentunya sampah ini dapat mempengaruhi kapasitas yang ada. Sampah menyumbat instrumen ataupun peralatan di IPA (Instalasi Pengelolaan Air), itu yang pertama. Debit air yang ada juga terjadi penurunan karena tersumbat. Itulah menjadi konsen kita,” paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya kemudian mencari solusi untuk mengurangi atau mengatasi permasalahan sampah yang tersaring di instalasi. Salah satunya memanfaatkan sampah organik diolah secara mendiri menjadi pupuk kompos. 

“Terkait sampah ini ke depan kita sudah ada pengelolaan sampah sendiri. Biasanya kita bakar, tetapi sekarang mempekerjakan satu orang ahli sampah untuk dibikin kompos,” terangnya.

Pengelolaan sampah ini lanjut Ardani, nantinya tidak hanya ada di Intake Ciherang Pondok saja, tapi dilaksanakan di intake-intake lain yang dikelola Perumda Tirta Pakuan.

“Kita akan buat tidak hanya di Ciherang Pondok. Seperti di Intake Cikeureuteg, kemudian Pasir Angin, di mana sampahnya cukup besar, sehari bisa 3 sampai 4 kubik, Jadi kita buat kompos,” jelasnya. 

Ardani menambahkan, sampah organik yang sebelumnya hanya dibakar begitu saja, sekarang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan pupuk kompos. “Jadi sampah yang tersaring kita pilah, mana yang sekiranya bisa jadi kompos dan yang tidak kita angkut buang,” katanya.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantangan Tirta Pakuan Jelang Habisnya WTP Unitex

9 July 2026 - 22:30 WIB

Antisipasi Dampak El Nino, Ini yang Dilakukan Tirta Pakuan

6 July 2026 - 22:31 WIB

Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning

11 June 2026 - 21:36 WIB

HJB ke 544, Tirta Pakuan Gratiskan Pasang Baru untuk Rumah Ibadah

1 June 2026 - 21:44 WIB

Optimalkan Potensi Bisnis Non Air, Direktur Bisnis & Pelayanan Tirta Pakuan Cek Aset

9 May 2026 - 21:50 WIB

Trending on Kabar PDAM