Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Kabar Politik

Sekolah Baru Jadi Kebutuhan Mendesak di Kota Bogor

badge-check


					Ketua komisi IV Karnain dan Wakil Ketua Komisi IV Mohan Perbesar

Ketua komisi IV Karnain dan Wakil Ketua Komisi IV Mohan

Kota Bogor saat ini membutuhkan penambahan unit sekolah baru, dan ini ada sesuatu hal yang mendesak. Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Karnain Asyhar, Senin (20/6/2022).

Menurut Karnain, Komisi IV DPRD Kota Bogor mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk menambah unit sekolah baru.  Banyaknya kasus sekolah roboh dan minimnya jumlah sekolah negeri juga menjadi dasar bagi DPRD Kota Bogor untuk mendorong pembangunan sekolah baru ini.

“Sejauh ini kan rencana penambahan sekolah baru hanya satu unit saja di Kayumanis. Nah kami meminta agar ada penambahan dua unit lagi selain Kayumanis,” ujar Karnain.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Said Muhammad Mohan. Penambahan unit sekolah baru ini juga didorong DPRD Kota Bogor untuk dimasukkan ke dalam perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor. 

“Kebetulan saya di Pansus RPJMD, kita kan dalam tanda kutip, mendesak Pemkot Bogor untuk menambah sekolah baru. Kan sebaran sekolahnya kurang banyak, kita minta tambahan sekolah baru. Di RPJMD itu 1 unit, pasti yang di Kayumanis,” tegas Mohan.

Lebih lanjut, Mohan, menerangkan bahwa Bappeda Kota Bogor sudah sepakat terkait penambahan jumlah unit sekolah baru. Ia pun mengungkapkan bahwa kajian pendidikan dan sebaran sekolah sudah ada dan sudah selesai dilakukan oleh Bappeda Kota Bogor dengan hasil yang menjelaskan bahwa di Kota Bogor perlu ada 30 unit sekolah, sedangkan jumlah sekolah saat ini baru 20 unit.

Untuk itu, Mohan pun meminta hasil kajian tersebut disinkronkan dengan perubahan RPJMD Kota Bogor. Ia pun mendorong agar PR Wali Kota ini bisa diselesaikan sebelum masa jabatannya berakhir.

“Untuk dua unit sekolah baru kata mereka (Pemkot, red) tahun in selesai. Makanya kita dorong agar dua unit baru ini bisa diekspose saat perubahan APBD 2022 nanti,” pungkasnya.

Penulis Pratama/rls

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

9 October 2026 - 19:59 WIB

Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

7 October 2026 - 07:52 WIB

Trending on Kabar Politik