Menu

Dark Mode
Banyak Perusahaan Indonesia Sudah Pakai AI, Tapi Belum Punya Strategi Elon Musk Bakal Bangun Pabrik di Bulan, Optimis dalam Waktu Dekat Tokek Berkepala Dua Ditemukan, Kepribadiannya Berbeda Kenapa Iran Mulai Serang Pusat Data AI Milik Amerika? Transisi Energi, Negara Ini Kasih Diskon Pemasangan Panel Surya BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia

Kabar Politik

Sekolah Baru Jadi Kebutuhan Mendesak di Kota Bogor

badge-check


					Ketua komisi IV Karnain dan Wakil Ketua Komisi IV Mohan Perbesar

Ketua komisi IV Karnain dan Wakil Ketua Komisi IV Mohan

Kota Bogor saat ini membutuhkan penambahan unit sekolah baru, dan ini ada sesuatu hal yang mendesak. Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Karnain Asyhar, Senin (20/6/2022).

Menurut Karnain, Komisi IV DPRD Kota Bogor mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk menambah unit sekolah baru.  Banyaknya kasus sekolah roboh dan minimnya jumlah sekolah negeri juga menjadi dasar bagi DPRD Kota Bogor untuk mendorong pembangunan sekolah baru ini.

“Sejauh ini kan rencana penambahan sekolah baru hanya satu unit saja di Kayumanis. Nah kami meminta agar ada penambahan dua unit lagi selain Kayumanis,” ujar Karnain.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Said Muhammad Mohan. Penambahan unit sekolah baru ini juga didorong DPRD Kota Bogor untuk dimasukkan ke dalam perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor. 

“Kebetulan saya di Pansus RPJMD, kita kan dalam tanda kutip, mendesak Pemkot Bogor untuk menambah sekolah baru. Kan sebaran sekolahnya kurang banyak, kita minta tambahan sekolah baru. Di RPJMD itu 1 unit, pasti yang di Kayumanis,” tegas Mohan.

Lebih lanjut, Mohan, menerangkan bahwa Bappeda Kota Bogor sudah sepakat terkait penambahan jumlah unit sekolah baru. Ia pun mengungkapkan bahwa kajian pendidikan dan sebaran sekolah sudah ada dan sudah selesai dilakukan oleh Bappeda Kota Bogor dengan hasil yang menjelaskan bahwa di Kota Bogor perlu ada 30 unit sekolah, sedangkan jumlah sekolah saat ini baru 20 unit.

Untuk itu, Mohan pun meminta hasil kajian tersebut disinkronkan dengan perubahan RPJMD Kota Bogor. Ia pun mendorong agar PR Wali Kota ini bisa diselesaikan sebelum masa jabatannya berakhir.

“Untuk dua unit sekolah baru kata mereka (Pemkot, red) tahun in selesai. Makanya kita dorong agar dua unit baru ini bisa diekspose saat perubahan APBD 2022 nanti,” pungkasnya.

Penulis Pratama/rls

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Aklamasi Rusli Pimpin Golkar Kota Bogor

31 July 2026 - 20:14 WIB

Rusli Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Kota Bogor

30 July 2026 - 21:33 WIB

Resmi, Pendaftaran Calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor Dibuka

28 July 2026 - 22:18 WIB

DPRD Kota Bogor Desak Pemkot Percepat Penanganan Lonjakan Kasus HIV

27 July 2026 - 10:15 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Apresiasi Konsistensi GMKB Tebar Kebaikan di HUT ke-6

26 July 2026 - 09:46 WIB

Trending on Kabar Politik