Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Bogoh Ka Bogor

Bima Arya Kaget Biskita Diberhentikan

badge-check


					HALTE-BISKITA Perbesar

HALTE-BISKITA

Meningkatnya kesadaran warga menggunakan alat transportasi massal di Kota Bogor, tampaknya kali ini harus ditahan sejenak. Hal itu dikarenakan transportasi massal Bus Kita Transpakuan akan dihentikan sementara pengoperasiannya mulai 1 Januari 2022. Demikian disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya dalam jumpa pers, Minggu (2/1/2022).

Menurut Bima, penghentian sementara operasional program layanan Buy The Service (BTS) tersebut cukup mengagetkan, dikarenakan keputusan tersebut disampaikan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara mendadak.

“Terus terang kami kaget, karena kami belum siap mengantisipasi. Yang kami antisipasi adalah di bulan Februari, itupun akan kita sosialisasikan dan kita antisipasi secara bertahap. Sampai saat ini saya sebagai wali kota belum menerima surat resmi dari BPTJ. Surat dari BPTJ baru hanya dilayangkan kepada operator, yaitu ke Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT),” kata Bima.

Bima mengakui jika pada akhir 2021, BPTJ sempat menyampaikan wacana akan ada jeda masa operasi dikarenakan adanya perubahan dari lelang umum menjadi e-catalog, namun waktunya belum pasti.

“BPTJ menghentikan sementara pengoperasian biskita, untuk evaluasi dan perubahan lelang umum ke e-catalog.Dan ini berlaku bukan hanya Biskita Transpakuan di Kota Bogor saja, semua angkutan massal lain dengan skema BTS se-Indonesia juga dihentikan sementara,” jelasnya.

 

Menurut Bima, hal ini tentunya merugikan konsumen termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sendiri. Dimana dalam catatan  Kerjasama Operasional (KSO) dengan PDJT, dalam sehari jumlah penumpang Biskita Transpakuan mencapai sekitar sebelas ribu enam ratus (11.600) orang.

“Kami memberikan catatan khusus agar Dirjen Perhubungan Darat memperbaiki proses perencanaan ini. Dan kami juga sangat menyesalkan mengapa hal ini terjadi secara mendadak,” tegasnya.

Walau demikian Bima Arya tetap optimistis, Biskita Transpakuan akan segera kembali mengaspal. Setelah proses evaluasi dan proses e-catalog yang dilakukan BPTJ dan Kemenhub tuntas dengan perkiraan waktu sebulan.

Sementara itu Direktur PDJT Kota Bogor, Lies Permana Lestari menambahkan, surat pemberitahuan dari BPTJ baru diterima  PDJT Kota Bogor pada Jumat (31/12/2022). Surat pemberitahuan yang dikeluarkan BPTJ tersebut terkait dengan evaluasi BTS seluruh Indonesia.

 

“Kemenhub mengevaluasi BTS seluruh Indonesia, bukan hanya di Bogor saja. Sehingga BTS seluruh Indonesia sementara berhenti beroperasi, Doakan saja bisa segera mulai beroperasi kembali,” tutur Lies.

Penulis Yudi Budiman

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemkot Bogor Silaturahmi ke Alim Ulama di Pekan Terakhir Ramadan

18 March 2026 - 13:39 WIB

Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

17 March 2026 - 13:39 WIB

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Trending on Headline