Menu

Dark Mode
Postingan AI Slop di LinkedIn Kini Bisa Dilaporkan IPhone dan Mac Laris Manis, tetapi Terhambat Kelangkaan Cip Google Earth Disuntik Nano Banana, Bisa Apa Saja? Merawat Aksara Nusantara agar Tak Punah di Era Digital Pulau Kecil Ini Jadi Rebutan Negara Besar, Bisa Ubah Peta Geopolitik Situs Romawi Diklaim Berusia 2.000 Tahun, Ternyata Abal-abal

Kabar Bogor

Ricuh, Penertiban PKL Samping Tol Ciawi Ditunda

badge-check


					pkl-ciawi Perbesar

pkl-ciawi

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sepanjang bahu jalan tol Jagorawi di Kampung Tipar, Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, ditertibkan pasukan kemanan Jasa Marga, Kamis (16/12/2021) kemarin.

Saat penertiban berlangsung, menurut informasi sempat diwarnai kericuhan yang dipicu dari pedagang mencoba menghadang pasukan keamanan Jasa Marga menertibkan lapak PKL nya. Bahkan, salah satu pedagang nyaris menjadi sasaran amukan warga lantaran memihak Jasa Marga. Akibatnya, penertiban PKL pun terpaksa ditunda setelah dilerai TNI-POLRI.

Koordinator PKL Imam Wijaya, mengungkapkan, keributan dipicu karena rasa ketidakadilan dalam melakukan penertiban PKL.

“Kalau mau dibongkar ya harus semuanya. Dari atas sampai bawah. Kalau hanya pembongkaran di sini saja, Jasa Marga jelas pilih kasih. Kami menolak pembongkaran ini, kalau seperti itu kita akan terus melawan,” kata Imam, yang diamini pedagang lainnya.

Menurut Imam, kondisi saat ini sedang terjadi pandemi, harusnya dipikirkan juga nasib pedagang.

“Pertama kondisi sedang pandemi buat makan pun susah. Lahan ini untuk usaha dagang. Murni warga disini membongkar hak pilih kasih. Di depan tidak dibongkar. Penertiban harus dilakukan merata, jadi ada keadilan,” tambahnya.

Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Ciawi, Ipda Agus membenarkan kejadian tersebut, menurutnya kericuhan bisa dimediasi kantor Desa Ciawi antara kedua belah pihak.

“Jasa Marga ini mengembalikan fungsi lahan hijau, sekaligus pengambilan aset negara dan kami dari kepolisian ikut mengamankan penertiban agar tidak terjadi bentrok seperti sekarang ini,” katanya.

Paska aksi penolakan penertiban, warga akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Penulis Asol

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor