Menu

Dark Mode
Polemik Studio Game RI Mau Hengkang Karena Pajak dan Responsnya Ilmuwan Top Amerika Tewas Ditembak, Dunia Sains Berduka Indosat Rilis HiFi Air, Internet Rumah yang Bisa Dibawa Mudik Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Ini Daerah Berpotensi Terdampak Hentikan Pemborosan Anggaran, Pemerintah Tertibkan Belanja TIK Eliminasi TBC 2030 : Kota Bogor Perkuat Deteksi, Pengobatan dan Kolaborasi

Kabar Bogor

Ricuh, Penertiban PKL Samping Tol Ciawi Ditunda

badge-check


					pkl-ciawi Perbesar

pkl-ciawi

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sepanjang bahu jalan tol Jagorawi di Kampung Tipar, Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, ditertibkan pasukan kemanan Jasa Marga, Kamis (16/12/2021) kemarin.

Saat penertiban berlangsung, menurut informasi sempat diwarnai kericuhan yang dipicu dari pedagang mencoba menghadang pasukan keamanan Jasa Marga menertibkan lapak PKL nya. Bahkan, salah satu pedagang nyaris menjadi sasaran amukan warga lantaran memihak Jasa Marga. Akibatnya, penertiban PKL pun terpaksa ditunda setelah dilerai TNI-POLRI.

Koordinator PKL Imam Wijaya, mengungkapkan, keributan dipicu karena rasa ketidakadilan dalam melakukan penertiban PKL.

“Kalau mau dibongkar ya harus semuanya. Dari atas sampai bawah. Kalau hanya pembongkaran di sini saja, Jasa Marga jelas pilih kasih. Kami menolak pembongkaran ini, kalau seperti itu kita akan terus melawan,” kata Imam, yang diamini pedagang lainnya.

Menurut Imam, kondisi saat ini sedang terjadi pandemi, harusnya dipikirkan juga nasib pedagang.

“Pertama kondisi sedang pandemi buat makan pun susah. Lahan ini untuk usaha dagang. Murni warga disini membongkar hak pilih kasih. Di depan tidak dibongkar. Penertiban harus dilakukan merata, jadi ada keadilan,” tambahnya.

Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Ciawi, Ipda Agus membenarkan kejadian tersebut, menurutnya kericuhan bisa dimediasi kantor Desa Ciawi antara kedua belah pihak.

“Jasa Marga ini mengembalikan fungsi lahan hijau, sekaligus pengambilan aset negara dan kami dari kepolisian ikut mengamankan penertiban agar tidak terjadi bentrok seperti sekarang ini,” katanya.

Paska aksi penolakan penertiban, warga akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Penulis Asol

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pulang Kampung Tanpa Biaya, Pemkab Bogor Buka Layanan Mudik Gratis

25 February 2026 - 13:33 WIB

Empat BUMD Dievaluasi, Bupati Bogor Siapkan Tim Pansel Calon Direksi

25 February 2026 - 12:46 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Diproyeksikan Jadi Pusat Perniagaan Bogor Timur dan Tengah

22 February 2026 - 15:15 WIB

BiiFest 2026 Digelar 10 Hari, Hadirkan MTQ hingga Dakwah Digital di Medsos

20 February 2026 - 20:29 WIB

Urai Kemacetan, Dishub Kota Bogor Lakukan Penindakan Hukum

19 February 2026 - 14:51 WIB

Trending on Kabar Bogor