Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Bogor

Ricuh, Penertiban PKL Samping Tol Ciawi Ditunda

badge-check


					pkl-ciawi Perbesar

pkl-ciawi

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sepanjang bahu jalan tol Jagorawi di Kampung Tipar, Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, ditertibkan pasukan kemanan Jasa Marga, Kamis (16/12/2021) kemarin.

Saat penertiban berlangsung, menurut informasi sempat diwarnai kericuhan yang dipicu dari pedagang mencoba menghadang pasukan keamanan Jasa Marga menertibkan lapak PKL nya. Bahkan, salah satu pedagang nyaris menjadi sasaran amukan warga lantaran memihak Jasa Marga. Akibatnya, penertiban PKL pun terpaksa ditunda setelah dilerai TNI-POLRI.

Koordinator PKL Imam Wijaya, mengungkapkan, keributan dipicu karena rasa ketidakadilan dalam melakukan penertiban PKL.

“Kalau mau dibongkar ya harus semuanya. Dari atas sampai bawah. Kalau hanya pembongkaran di sini saja, Jasa Marga jelas pilih kasih. Kami menolak pembongkaran ini, kalau seperti itu kita akan terus melawan,” kata Imam, yang diamini pedagang lainnya.

Menurut Imam, kondisi saat ini sedang terjadi pandemi, harusnya dipikirkan juga nasib pedagang.

“Pertama kondisi sedang pandemi buat makan pun susah. Lahan ini untuk usaha dagang. Murni warga disini membongkar hak pilih kasih. Di depan tidak dibongkar. Penertiban harus dilakukan merata, jadi ada keadilan,” tambahnya.

Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Ciawi, Ipda Agus membenarkan kejadian tersebut, menurutnya kericuhan bisa dimediasi kantor Desa Ciawi antara kedua belah pihak.

“Jasa Marga ini mengembalikan fungsi lahan hijau, sekaligus pengambilan aset negara dan kami dari kepolisian ikut mengamankan penertiban agar tidak terjadi bentrok seperti sekarang ini,” katanya.

Paska aksi penolakan penertiban, warga akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Penulis Asol

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Resmi Buka LT III Kota Bogor 2026, Kak Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Sportivitas dan Karakter Penggalang

3 November 2026 - 13:05 WIB

Trending on Kabar Bogor