Menu

Dark Mode
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027 Dicopot Prabowo, Purbaya Posting TikTok: Udah Siap Belum? Anak Krakatau Tumbuh Lagi, Kini Berbeda dari Sebelum Tsunami 2018 Bulan Sabit dan Venus Bersanding di Langit Indonesia, Fenomena Apa? Bos Anthropic Ingin Perlambat AI Tapi ‘Takut’ Xi Jinping iPhone Duo Baru Permulaan, Apple Siapkan Duo Max, Mini dan SE

Kabar Bogor

Ricuh, Penertiban PKL Samping Tol Ciawi Ditunda

badge-check


					pkl-ciawi Perbesar

pkl-ciawi

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sepanjang bahu jalan tol Jagorawi di Kampung Tipar, Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, ditertibkan pasukan kemanan Jasa Marga, Kamis (16/12/2021) kemarin.

Saat penertiban berlangsung, menurut informasi sempat diwarnai kericuhan yang dipicu dari pedagang mencoba menghadang pasukan keamanan Jasa Marga menertibkan lapak PKL nya. Bahkan, salah satu pedagang nyaris menjadi sasaran amukan warga lantaran memihak Jasa Marga. Akibatnya, penertiban PKL pun terpaksa ditunda setelah dilerai TNI-POLRI.

Koordinator PKL Imam Wijaya, mengungkapkan, keributan dipicu karena rasa ketidakadilan dalam melakukan penertiban PKL.

“Kalau mau dibongkar ya harus semuanya. Dari atas sampai bawah. Kalau hanya pembongkaran di sini saja, Jasa Marga jelas pilih kasih. Kami menolak pembongkaran ini, kalau seperti itu kita akan terus melawan,” kata Imam, yang diamini pedagang lainnya.

Menurut Imam, kondisi saat ini sedang terjadi pandemi, harusnya dipikirkan juga nasib pedagang.

“Pertama kondisi sedang pandemi buat makan pun susah. Lahan ini untuk usaha dagang. Murni warga disini membongkar hak pilih kasih. Di depan tidak dibongkar. Penertiban harus dilakukan merata, jadi ada keadilan,” tambahnya.

Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Ciawi, Ipda Agus membenarkan kejadian tersebut, menurutnya kericuhan bisa dimediasi kantor Desa Ciawi antara kedua belah pihak.

“Jasa Marga ini mengembalikan fungsi lahan hijau, sekaligus pengambilan aset negara dan kami dari kepolisian ikut mengamankan penertiban agar tidak terjadi bentrok seperti sekarang ini,” katanya.

Paska aksi penolakan penertiban, warga akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Penulis Asol

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Petugas Gabungan di Bogor Terus Berjibaku Padamkan 8 Lahan Sampah Terbakar

14 September 2026 - 19:36 WIB

67 Tahun Pelopor, Momentum Evaluasi dan Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

14 September 2026 - 19:32 WIB

Pemkot Bogor dan Danone Indonesia Kolaborasi Kembangkan UMKM agar Naik Kelas

14 September 2026 - 19:28 WIB

Denny Mulyadi Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dalam Penilaian Ombudsman 2026

14 September 2026 - 19:25 WIB

CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis

11 September 2026 - 16:00 WIB

Trending on Kabar Bogor