Menu

Dark Mode
Maling Kabur Pakai Taksi Robot Waymo, Sudah 6 Bulan Belum Tertangkap Ketika Sang Bapak AI Malah Cerita Seram Sambil Kasih Peringatan Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini Komdigi Tegaskan Aturan Pembatasan Akses Medsos Anak Bukan Larangan Pria Jarang Bergerak Rentan Alami Gangguan Saluran Kemih Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning

Kabar Bogor

Ricuh, Penertiban PKL Samping Tol Ciawi Ditunda

badge-check


					pkl-ciawi Perbesar

pkl-ciawi

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sepanjang bahu jalan tol Jagorawi di Kampung Tipar, Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, ditertibkan pasukan kemanan Jasa Marga, Kamis (16/12/2021) kemarin.

Saat penertiban berlangsung, menurut informasi sempat diwarnai kericuhan yang dipicu dari pedagang mencoba menghadang pasukan keamanan Jasa Marga menertibkan lapak PKL nya. Bahkan, salah satu pedagang nyaris menjadi sasaran amukan warga lantaran memihak Jasa Marga. Akibatnya, penertiban PKL pun terpaksa ditunda setelah dilerai TNI-POLRI.

Koordinator PKL Imam Wijaya, mengungkapkan, keributan dipicu karena rasa ketidakadilan dalam melakukan penertiban PKL.

“Kalau mau dibongkar ya harus semuanya. Dari atas sampai bawah. Kalau hanya pembongkaran di sini saja, Jasa Marga jelas pilih kasih. Kami menolak pembongkaran ini, kalau seperti itu kita akan terus melawan,” kata Imam, yang diamini pedagang lainnya.

Menurut Imam, kondisi saat ini sedang terjadi pandemi, harusnya dipikirkan juga nasib pedagang.

“Pertama kondisi sedang pandemi buat makan pun susah. Lahan ini untuk usaha dagang. Murni warga disini membongkar hak pilih kasih. Di depan tidak dibongkar. Penertiban harus dilakukan merata, jadi ada keadilan,” tambahnya.

Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Ciawi, Ipda Agus membenarkan kejadian tersebut, menurutnya kericuhan bisa dimediasi kantor Desa Ciawi antara kedua belah pihak.

“Jasa Marga ini mengembalikan fungsi lahan hijau, sekaligus pengambilan aset negara dan kami dari kepolisian ikut mengamankan penertiban agar tidak terjadi bentrok seperti sekarang ini,” katanya.

Paska aksi penolakan penertiban, warga akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Penulis Asol

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat

3 June 2026 - 23:19 WIB

Hari Jadi Bogor, Ruang Riung Reang Karinding #2 Hidupkan Tradisi Sunda di Alam Terbuka 

31 May 2026 - 18:50 WIB

Wakil Wali Kota Bogor Main Api

30 May 2026 - 20:06 WIB

Cetak Pemimpin Hebat, Pramuka Kota Bogor Gelar Dianpinsat

30 May 2026 - 19:00 WIB

Dua Dekade TDA, Fashion and Culinary Fair Digelar

30 May 2026 - 18:38 WIB

Trending on Kabar Bogor