Menu

Dark Mode
Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum

Headline

Tekan Covid, Mobilitas Warga Dibatasi

badge-check


					Tekan Covid, Mobilitas Warga Dibatasi Perbesar

Angka kasus covid 19 di Kota Bogor yang sudah masuk ke tingkat darurat, mau tidak mau Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor harus menerapkan pembatasan mobilitas masyarakat. Sedikitnya 10 titik penutupan jalur yang diterapkan setiap harinya dari jam 21.00 – 24.00 WIB.

Menurut Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro, pemberlakuan penutupan jalur atau pembatasan mobilitas pada Selasa (29/6/2021) malam hanya berlaku di Pos Terpadu simpang SMAN 1 Bogor. Kendaraan dari arah BTM dialihkan ke Jalan Kapten Muslihat. Selanjutnya penutupan diperluas.

“Tadi malam (30 Juni 2021), kami akan perluas pemberlakukan pembatasan mobilitas pada pukul 21.00-24.00 di sepanjang Jalan Pajajaran dari mulai dari Warung Jambu sampai Ekalos, termasuk SSA dan Sudirman. Besok akan berlaku sebanyak 10 titik penyekatan,” ujar Susatyo.


Baca juga: Kota Bogor Darurat Covid-19, Jam Malam dan Prokes Diperketat


10 titik tersebut antara lain Simpang Pos Terpadu (SMAN 1 Bogor), Simpang Air Mancur, Simpang Jembatan Merah, Simpang Mall BTM, Simpang Empang, Simpang Warung Jambu, Simpang Lodaya, Simpang RS Salak/Dunkin Donuts, Simpang Tugu Kujang dan Simpang Lippo Ekalokasari.

Kapolresta menambahkan, meski ditutup ada pengecualian bagi kendaraan kegawatdaruratan atau kebutuhan mendesak lainnya yang boleh melintas.

“Pengecualiannya hampir sama seperti kita melaksanakan ganjil genap. Minggu depan juga ganjil genap ditiadakan tapi kami ganti dengan pembatasan total jam 21.00-24.00,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, kondisi di Kota Bogor sudah darurat. Hal tersebut dibuktikan dengan tingkat keterisian rumah sakit yang merawat pasien Covid-19. “RS penuh, korban berjatuhan, tingkat kematian naik. Jadi kondisinya tidak biasa saja, darurat. Petugas juga terbatas, jadi semuanya kembali kepada diri sendiri. Jadi tolong sadari kondisinya sekarang darurat,” ujar Bima Arya.

Bima meminta warga untuk di rumah saja apabila tidak ada urusan mendesak. “Kami memberlakukan pembatasan mobilitas warga di atas jam 9 malam, agar warga membatasi mobilitas kecuali yang darurat, dan lain-lain,” pungkasnya.

Penulis Pratama

Editor Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor

6 February 2026 - 22:39 WIB

Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor

6 February 2026 - 22:25 WIB

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Trending on Kabar Bogor