Menu

Dark Mode
Maling Kabur Pakai Taksi Robot Waymo, Sudah 6 Bulan Belum Tertangkap Ketika Sang Bapak AI Malah Cerita Seram Sambil Kasih Peringatan Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini Komdigi Tegaskan Aturan Pembatasan Akses Medsos Anak Bukan Larangan Pria Jarang Bergerak Rentan Alami Gangguan Saluran Kemih Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning

Headline

86.143 Pelayan Publik dan Lansia Akan Divaksin di Tahap Kedua

badge-check


					86.143 Pelayan Publik dan Lansia Akan Divaksin di Tahap Kedua Perbesar

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menyebut, ada 86.143 orang yang akan disuntik vaksin Covid-19 kategori pelayan publik dan lanjut usia (lansia) dalam kegiatan vaksinasi tahap kedua.

“Sasaran by name dan by address sudah terdata. Hingga pelaksanaannya untuk pelayan publik sebanyak 24.954 orang, lansia 61.189 orang, total jumlah penerima vaksin tahap kedua adalah 86.143 orang,” kata Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno saat di Gedung Puri Begawan, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Senin (1/3/2021).

Sementara ini, alokasi vaksin tahap kedua ini berjumlah 7.730 vial dengan masing-masing 5 ml per vial yang bisa digunakan untuk 9 sampai 10 dosis. Berbeda dengan vaksinasi tahap satu yakni 1 vial untuk 1 dosis.

“Ini berarti dari 7.730 vial dengan IP vaksin 9 dosis ada 69.570 dosis atau untuk 34.785 sasaran, karena 1 orang akan mendapatkan dua dosis dengan interval pemberian 14 hari untuk usia dibawah 60 tahun dan 28 hari untuk usia diatas 60 tahun,” kata Retno.

Data yang ada saat ini kata Kadinkes, masih bergerak karena masih ada pendataan bagi sasaran lansia.

Pelaksanaan vaksinasi dimulai dari Maret hingga April, namun akan dioptimalkan dalam 30 hari mengingat 12 April memasuki bulan Ramadhan.

Strategi percepatan capaian vaksinasi diantaranya dengan vaksinasi massal, berbasis fasilitas kesehatan dan mobile vaksinasi atau on the spot.

“Ketiga strategi ini diharapkan bisa terlaksana dan mempercepat akselerasi dalam pencapaian vaksinasi tahap kedua. Tim yang bertugas melibatkan seluruh tim dari rumah sakit, puskesmas dan Dinkes Kota Bogor. Jadi hari ini ada 24 tim terdiri dari dokter,  perawat, bidan dan tenaga administrasi,” kata Retno.

Ada beberapa titik pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, diantaranya di Gedung puri Begawan dengan target 1.500 per hari, dilaksanakan mulai awal Maret hingga sasaran sebanyak 24 ribu pelayanan publik bisa terlaksana.

Pekan depan, ada dua titik vaksinasi, diantaranya di IPB Convention Centre dengan sasaran civitas akademik IPB sebanyak 1.300 orang lebih dan SMPN 5 Kota Bogor yang diperkirakan berkapasitas 770 per hari dengan sasaran tenaga pendidik atau guru.

Untuk sasaran Polri akan dilaksanakan di Aula Polresta Bogor Kota, Dinkes bekerjasama dengan RS Bhayangkara.

Sementara untuk sasaran TNI sebanyak 2.148 orang. Dinkes akan berkoordinasi dengan Denkesyah dan Rumah Sakit Salak serta ada beberapa titik lainnya, seperti Techno Park maupun Techno Net IPB.

Untuk lansia, saat ini masih diprioritaskan di Ibu Kota provinsi, sehingga untuk Kota Bogor belum didapatkan alokasi vaksin, namun tetap dilakukan pendataan.

“Setelah sasaran pelayan publik, vaksinasi akan dilanjut dengan lansia,” jelas kadinkes.

rls/red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PKK Kelurahan Cipete Utara Dukung Gerakan RT/RW Sadar BPJS Ketenagakerjaan

11 June 2026 - 15:30 WIB

Sinergi Tanpa Batas: BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polri Perkuat Kolaborasi Demi Layanan Prima Korban Kecelakaan Kerja

10 June 2026 - 14:41 WIB

Resmi Pertamax Naik Jadi Rp 16.250

10 June 2026 - 07:19 WIB

HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat

3 June 2026 - 23:19 WIB

Hari Jadi Bogor, Ruang Riung Reang Karinding #2 Hidupkan Tradisi Sunda di Alam Terbuka 

31 May 2026 - 18:50 WIB

Trending on Kabar Bogor