Menu ✖

Dark Mode
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor. Hapkido Kota Bogor Raih Medali di Kejurnas Nvidia Rilis OpenShell dan Sentry, Platform Pengaman Agen AI Nakal Denny Mulyadi Resmi Menutup Mayor’s Talk: Climate and Urban Resilience 2026 Peneliti Bor Lokasi Diduga Bahtera Nabi Nuh, Mata Bor Mendadak Pecah Kalah di Pengadilan, Meta Terancam Denda Rp 3.900 Triliun

Headline

Asal Usul Covid-19 Diselidiki Ilmuan WHO di Wuhan, China

badge-check


					Asal Usul Covid-19 Diselidiki Ilmuan WHO di Wuhan, China Perbesar

Sebanyak 10 ilmuwan internasional di bawah naungan World Health dikirim ke kota Wuhan, provinsi Hubei, China pada Januari 2021 mendatang. Mereka ditugaskan untuk menyelidiki asal-usul Covid-19.
Beijing sebelumnya enggan menyetujui penyelidikan independen dan WHO butuh negosiasi berbulan-bulan agar mendapat akses ke Wuhan.
Seperti diketahui, virus corona diduga berasal dari pasar basah di kota Wuhan yang menjual hewan liar.
Namun, klaim tersebut justru menimbulkan ketegangan, terutama dengan Amerika Serikat (AS).
Pemerintahan Donald Trump menuduh China berusaha menyembunyikan asal-usul wabah virus corona.

Lalu, apa tujuan investigasi asal-usul Covid-19 ini?

Ahli biologi dalam tim yang melakukan perjalanan ke Wuhan angkat bicara kepada kantor berita Associated Press (AP) bahwa WHO tidak berusaha mencari siapa yang salah, melainkan berusaha mencegah wabah di masa depan.
“Ini benar-benar bukan tentang menemukan negara yang bersalah,” kata Fabiean Leendertz dari Roberth Koch Institute Jerman.
“Ini tentang mencoba memahami apa yang terjadi dan melihat apakah berdasarkan data tersebut, kami dapat mengurangi resiko di masa depan,” tambahnya.
Dr Leendertz mengatakan tujuannya adalah untuk mengetahui kapan virus corona mulai menyebar dan apakah itu berasal dari Wuhan atau tidak.
“Misi itu diharapkan berlangsung empat atau lima minggu,” tambahnya.

Di mana dan kapan virus corona pertama kali terdeteksi?

Pada awal merebaknya virus corona, wabah tersebut dilacak dari pasar basah Wuhan.
Diduga dari pasar basah Wuhan itu lah, virus corona melompat dari hewan ke manusia.
Para ahli percaya, hal ini mungkin terjadi dan diperkuat di pasar basah tersebut.
Penelitian menunjukkan bahwa virus corona yang mampu menginfeksi manusia mungkin telah menyebar tanpa terdeteksi pada kelelawar selama beberapa dekade.
Desember lalu, seorang dokter China di Rumah Sakit Pusat Wuhan, Li Wenliang mencoba memperingatkan sesama petugas medis tentang kemungkinan meluasnya penyakit baru.
Namun, Li Wenliang diberitahu oleh polisi untuk “berhenti membuat komentar palsu” dan diselidiki karena “menyebarkan rumor”.
Li Wenliang meninggal pada Februari 2020 setelah tertular virus corona saat merawat pasien di kota Wuhan.
Pada April 2020, kecurigaan dan tuduhan muncul bahwa virus corona diduga bocor dari laboratorium di Wuhan.
Departemen Luar Negeri AS mengaku bahwa pejabat kedutaan khawatir tentang keamanan hayati di laboratorium di Wuhan.
Kantor Direktur Intelijen Nasional AS mengatakan, pada saat itu bahwa virus corona itu bukan buatan manusia atau hasil rekayasa genetika.
Para pejabat sedang menyelidiki apakah wabah itu bermula melalui kontak dengan hewan atau melalui kecelakaan laboratorium.
Laporan terbaru di media China menunjukkan bahwa Covid-19 bisa dimulai di luar China.
Tetapi para analis mengatakan, laporan itu tidak berdasar.

Sumber: Tribunnews.com
Editor: Adi Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline