Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Kabar Bogor

BMKG: Kecepatan Angin Tercatat 85 km/jam Saat Hujan Angin Disertai Es di Bogor

badge-check


					BMKG: Kecepatan Angin Tercatat 85 km/jam Saat Hujan Angin Disertai Es di Bogor Perbesar

Kecepatan angin pada pukul 17.20 di kawasan Bogor yang disertai hujan di Stasiun Klimatologi Dramaga Bogor tercatat sebesar 85 km/jam, pada Rabu (23/9/2020).

“Saat ini sudah memasuki periode transisi yakni memasuki musim hujan, akan lebih sering terjadi peningkatan pembentukan awan- awan konvektif seperti awan Cumulonimbus. Pada awan ini akan berpotensi menyebabkan hujan lebat dan hail (hujan es) yang disertai angin kencang dan petir,” kata Kepala Stasiun Klimatologi, Abdul Mutholib kepada Kabaronline, Rabu (23/9/2020) malam.

Oleh karena itu BMKG mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang. Ketika disinggung fenomena hujan es, Mutholib menjaskan bahwa hujan es bisa terjadi karena uap air yang sangat dingin di atmosfer.

Hujan es, akan terbentuk dengan ukuran 5-50 mm. Salah satu proses pembentukannya adalah melalui kondensasi uap air yang sangat dingin di atmosfer pada lapisan di atas titik beku (freezing level).

Awan yang tinggi puncaknya melebihi titik beku ini akan memiliki bagian atas yang suhunya lebih rendah dari nol derajat Celcius, sehingga awan tersebut mempunyai peluang sangat besar memproduksi es, butiran es memang bisa turun bersama hujan.

“Butiran es ini akan tetap terlihat karena tidak seluruhnya mencair meski turun ke tempat yang lebih hangat,” ujarnya.

Saat sudah cukup waktunya untuk hujan, maka butiran atau bahkan gumpalan es juga ikut jatuh ke permukaan bumi. “Akibat ukurannya, walaupun es telah turun ke arah yang lebih rendah dengan suhu yang relatif hangat tidak semuanya dapat mencair,” imbuhnya.

Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Adi Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD

21 September 2026 - 17:39 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Peran PMI dalam Bidang Kesehatan

20 September 2026 - 11:39 WIB

Petugas Gabungan di Bogor Terus Berjibaku Padamkan 8 Lahan Sampah Terbakar

14 September 2026 - 19:36 WIB

67 Tahun Pelopor, Momentum Evaluasi dan Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

14 September 2026 - 19:32 WIB

Pemkot Bogor dan Danone Indonesia Kolaborasi Kembangkan UMKM agar Naik Kelas

14 September 2026 - 19:28 WIB

Trending on Kabar Bogor