Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Kabar Bogor

BMKG: Kecepatan Angin Tercatat 85 km/jam Saat Hujan Angin Disertai Es di Bogor

badge-check


					BMKG: Kecepatan Angin Tercatat 85 km/jam Saat Hujan Angin Disertai Es di Bogor Perbesar

Kecepatan angin pada pukul 17.20 di kawasan Bogor yang disertai hujan di Stasiun Klimatologi Dramaga Bogor tercatat sebesar 85 km/jam, pada Rabu (23/9/2020).

“Saat ini sudah memasuki periode transisi yakni memasuki musim hujan, akan lebih sering terjadi peningkatan pembentukan awan- awan konvektif seperti awan Cumulonimbus. Pada awan ini akan berpotensi menyebabkan hujan lebat dan hail (hujan es) yang disertai angin kencang dan petir,” kata Kepala Stasiun Klimatologi, Abdul Mutholib kepada Kabaronline, Rabu (23/9/2020) malam.

Oleh karena itu BMKG mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang. Ketika disinggung fenomena hujan es, Mutholib menjaskan bahwa hujan es bisa terjadi karena uap air yang sangat dingin di atmosfer.

Hujan es, akan terbentuk dengan ukuran 5-50 mm. Salah satu proses pembentukannya adalah melalui kondensasi uap air yang sangat dingin di atmosfer pada lapisan di atas titik beku (freezing level).

Awan yang tinggi puncaknya melebihi titik beku ini akan memiliki bagian atas yang suhunya lebih rendah dari nol derajat Celcius, sehingga awan tersebut mempunyai peluang sangat besar memproduksi es, butiran es memang bisa turun bersama hujan.

“Butiran es ini akan tetap terlihat karena tidak seluruhnya mencair meski turun ke tempat yang lebih hangat,” ujarnya.

Saat sudah cukup waktunya untuk hujan, maka butiran atau bahkan gumpalan es juga ikut jatuh ke permukaan bumi. “Akibat ukurannya, walaupun es telah turun ke arah yang lebih rendah dengan suhu yang relatif hangat tidak semuanya dapat mencair,” imbuhnya.

Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Adi Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

4 February 2026 - 19:38 WIB

Buper Pramuka Kota Bogor Segera Difungsikan

1 February 2026 - 15:53 WIB

Pesan Ketua Kwarcab Kota Bogor di Rakerran Bogor Barat, Tentukan Arah Menuju Pramuka Maju dan Bermaslahat

31 January 2026 - 17:32 WIB

Trending on Kabar Bogor