Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Headline

Pabrik Biofarmasi di China Bocor, Ribuan Orang Terinfeksi Bakteri

badge-check


					Pabrik Biofarmasi di China Bocor, Ribuan Orang Terinfeksi Bakteri Perbesar

Sebuah pabrik biofarmasi di Kota Lanzhou, China, mengalami kebocoran. Pabrik yang memproduksi nasib hewan yang bocor itu mengakibatkan ribuan warga dinyatakan positif mengidap penyakit bakteri.

Pejabat kesehatan di kota Lanzhou mengatakan, sampai sekarang 3.245 orang telah terjangkit brucellosis, penyakit yang sering disebabkan oleh kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi, atau produk hewani yang dapat menyebabkan demam, nyeri sendi, dan sakit kepala.

Kemudian 1.401 orang lainnya dinyatakan positif di tahap awal mengidap penyakit itu, dan otoritas kesehatan mengatakan sejauh ini tidak ada bukti penularan antarmanusia.

Dilansir dari AFP Jumat (18/9/2020), otoritas China menemukan sebuah pabrik biofarmasi memakai disinfektan kadaluwarsa dalam produksi vaksin Brucella untuk hewan, antara Juli-Agustus tahun lalu.

Artinya bakteri tersebut tidak dibasmi dengan sempurna dari saluran pembuangan pabrik.
Gas yang terkontaminasi dari Pabrik Biofarmasi Peternakan China di Lanzhou membentuk aerosol mengandung bakteri, dan kemudian terbawa angin ke Institut Penelitian Hewan Lanzhou yang menginfeksi hampir 200 orang di sana pada Desember 2019.

Lebih dari 20 mahasiswa dan anggota fakultas Universitas Lanzhou kemudian dinyatakan positif juga. Beberapa di antaranya pernah ke institut tersebut, menurut laporan kantor berita Xinhua.
Komisi kesehatan Lanzhou pada Jumat (18/9/2020) mengatakan, domba, sapi, dan babi paling banyak terlibat dalam penyebaran bakteri tersebut.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), penularan brucellosis dari orang ke orang “sangat jarang”, tetapi beberapa gejala kambuh atau tidak pernah hilang.
Gejala-gejalanya termasuk demam berulang, kelelahan, pembengkakan jantung, atau radang sendi.

Pabrik tersebut awal tahun ini telah meminta maaf, tapi izin produksi vaksin brucellosis-nya tetap dicabut, kata pihak nberwenang Lanzhou.
Kompensasi untuk para pasien akan dimulai secara bertahap mulai Oktober, menurut otoritas setempat.

Sumber: kompas.com
Editor: Adi Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline