Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Headline

Innalillahi, Abdul Gafur Meninggal Dunia Karena Covid

badge-check


					Innalillahi, Abdul Gafur Meninggal Dunia Karena Covid Perbesar

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di era Soeharto, Abdul Gafur meninggal dunia, Jumat (4/9/2020). Abdul Gafur meninggal di usia 81 tahun. Dilansir Kompas.com,  ia meninggal di RSPAD Gatot Soebroto pada pukul 06.20 WIB. Abdul Gafur meninggal karena Covid-19. Dia memiliki penyakit bawaan yakni diabetes tipe-2.

Berikut sepak terjangnya selama ini: Abdul Gafur diketahui lahir di Halmahera, Maluku Utara, 20 Juni 1939. Dilansir Harian Kompas, Kamis (6/10/2016), nama lengkapnya adalah Abdul Gafur Tengku Idris. Pada era kepemimpinan Presiden Soeharto dia menjabat sebagai Menpora, yaitu periode 1983-1987.

Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Menteri Muda Urusan Pemuda pada 1978-1983. Selain itu dia juga sempat menjabat Wakil Ketua MPR RI pada 1997-1999.


Baca juga:Jam Malam di Kota Bogor Dilanggar, Giliran 9 Tempat Usaha Didenda


Menpora Abdul Gafur mencetuskan Haornas (Hari Olahraga Nasional) yang dibentuk melalui Kepres No 67 tahun 1985. Haornas diperingati setiap 9 September. Selain itu dia juga menjadikan bulan Oktober sebagai Bulan Bahasa saat peringatan Sumpah Pemuda. Namun dia kecewa lantaran Bulan Bahasa tak terdengar lagi gaungnya.

“Nama-nama berbau asing malah bertebaran di klaster-klaster dan menjadi nama kota baru yang dibangun para pengembang. Saya tidak anti bahasa asing, tapi sebaiknya gunakan padanannya dalam bahasa Indonesia,” katanya waktu itu.

Dia bersyukur karena dalam hidupnya bisa ikut serta dalam Tritura 1966. Menurutnya Tritura mendewasakannya dalam belajar menuntut hak. Sejarah mencatat, kejatuhan rezim Orde Lama dimulai dari demonstrasi mahasiswa melalui tuntutan Tritura pada 1966.

Saat berusia 77 tahun, dia bersyukur karena telah diberi umur panjang, telah melewati usia 70 tahun. “Saya menikmati hidup sebagai orang tua yang diberi umur panjang, di atas 70 tahun. Semua aktivitas politik, sosial, kenegaraan sudah saya lalui. Tuhan memberi saya kesehatan lahir dan batin meski tak lagi aktif di dunia politik,” kata Gafur.

sumber kompas.com

editoraldhoherman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

17 March 2026 - 13:39 WIB

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

14 March 2026 - 10:15 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor