Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Headline

Geger Tikus Besar Serbu Kota, Warga Mengungsi

badge-check


					Geger Tikus Besar Serbu Kota, Warga Mengungsi Perbesar

Tikus biasanya berukuran tak lebih besar dari seekor marmut atau hamster. Tapi tikus-tikus yang tinggal di Merseyside, Inggris, ini bikin orang yang melihatnya ketakutan.

Ukuran mereka besar-besar. Bisa dibilang ukuran tubuh tikus-tikus di Sefton Road, Litherland, ini sama besarnya dengan seekor kelinci.

Hama tikus sebesar kelinci ini telah meresahkan warga Sefton Road. Selain sulit diberantas, ukuran tikus-tikus ini makin hari makin membesar.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, seorang warga memamerkan tikus sebesar kelinci yang terjebak dalam perangkap tikus.

Hewan pengerat itu berlari-lari di dalamnya. Jika dilihat dari ukurannya, besarnya sekitar dua kali ukuran tikus normal.

” Yang ini baru saja masuk rumah. Kami menangkap lima ekor selama lockdown. Tapi ini yang terbesar,” kata warga tersebut.

Baca juga:Doa Bersama Lintas Agama Warnai Peringatan HUT ke-75 RI di Kota Bogor

 

Dia awalnya mengira yang terperangkap di jebakan tikus itu adalah kelinci karena saking besarnya.

” Kami sudah berusaha menutupnya, tapi mereka selalu bisa mencari jalan masuk yang baru. Mereka sudah mengambil alih kota,” katanya.

Sementara itu, warga bernama Sandra Berry yang tinggal di Peel Road, terpaksa mengungsi bersama putrinya karena sudah tak tahan dengan tikus-tikus itu.

” Saya yakin orang-orang di Bootle mengira hama tikus ini akibat sampah yang dibuang sembarangan.

” Tapi bukan seperti itu yang terjadi di sini. Kami selalu bersih. Kami tidak membuang sampah yang mengundang lalat dan semacamnya.

” Saya sendiri tidak tahu dari mana mereka (tikus-tikus) datang,” katanya.

Sementara itu, juru bicara Dewan Kota Sefton mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa ada masalah tikus yang signifikan di Litherland.

” Namun, tim pengendalian hama kami baru-baru ini terus melakukan pengumpanan sistematis pada sistem saluran pembuangan, yang akan membantu mengurangi populasi hewan pengerat itu,” katanya.

Menurutnya, meningkatnya aktivitas tikus bisa disebabkan berbagai masalah. Mulai dari masalah drainase, pembuangan sampah yang sembarangan, atau pemberian makanan yang berlebihan pada burung di taman.

” Yang memungkinkan tikus keluar dari saluran pembuangan dan memberi mereka tempat berlindung, keamanan, dan sumber makanan,” katanya.

Sumber: Daily Star

Foto: Liverpool ECHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline