Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Headline

Jumlah Korban Meninggal Akibat Virus Corona Melonjak

badge-check


					Jumlah Korban Meninggal Akibat Virus Corona Melonjak Perbesar

Angka kematian akibat virus corona di China semakin melonjak. Pada Rabu (5/2) pagi, jumlah kasus kematian dilaporkan telah mencapai 490 orang.

Diberitakan AFP, Provinsi Hubei yang beribu kota Wuhan –lokasi pertama penyebaran virus corona– melaporkan tambahan 65 kasus kematian dalam sehari. Jumlah ini menjadi yang terbesar dalam satu hari sejak pertama kali muncul pada Desember 2019.
Dalam laporan hariannya, total korban meninggal akibat virus corona hanya di Provinsi Hubei menjadi 479 orang, 362 orang di antaranya terjadi di Kota Wuhan. Sementara yang terjangkit kini mencapai 16.678 orang.
Jika dihitung, total keseluruhan warga yang terjangkit corona di China berjumlah 24.324 orang.
Demi menekan penyebaran virus corona, Pemerintah Provinsi Zhejiang Timur membatasi akses warga di tiga wilayahnya agar tidak meninggalkan rumah mereka.
Sementara itu, sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, hingga Thailand melaporkan tambahan kasus warga terinfeksi corona di negara mereka. Tercatat sudah lebih dari 20 negara melaporkan kasus corona.
Bahkan, pada Selasa (4/2) kemarin, Hong Kong melaporkan kasus kematian pertama karena corona. Seorang pria berusia 39 tahun itu diketahui sempat mengunjungi rumah ibunya di Wuhan pada awal Januari 2020, lalu kembali dua hari setelahnya.
Sepuluh hari kemudian, ia mengeluh demam, dirawat di Rumah Sakit Queen Elizabeth, Yau Ma Tei, lalu dirujuk ke RS Princess Margaret. Pria itu lalu dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.30 waktu setempat.
Sebelumnya, otoritas Filipina juga melaporkan kasus kematian pertama di negaranya. Pasien yang meninggal dunia adalah pria asal Wuhan berusia 44 tahun, yang tiba di Filipina sejak 21 Januari lalu.
**
sumber kumparan
fotoAFP/kumparan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

Trending on Headline