Menu

Dark Mode
Microsoft Dikabarkan PHK 22 Ribu Karyawan Awal 2026, Imbas AI Evakuasi Astronaut Gegara Sakit Misterius, NASA Jawab Nasib Misi ke Bulan Krisis RAM dan SSD Akibat AI Hantam PC dan Laptop, Harga Bakal Naik Terus Instagram Buka Suara Soal Teror Reset Password & Isu Kebocoran Data Komdigi Resmi Blokir Akses Grok AI Imbas Marak Deepfake Asusila Pengguna Instagram Dibanjiri Email Reset Password, Ternyata Ada Kebocoran Data

Kabar Bogor

Jembatan Otista Segera Dilebarkan

badge-check


					Jembatan Otista Segera Dilebarkan Perbesar

Saat ini progres pelebaran jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista) masih berjalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor tengah mengajukan peta bidang ke Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Bogor dan ditargetkan permasalahan tanah ditargetkan selesai awal tahun 2020.

Kepala DPUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi mengatakan, perencanaan tengah berjalan atau on progress, sampai saat ini sudah tahap role plan menjadi peta bidang ke BPN Kota Bogor.

“Appraisal nanti setelah kami mendapat peta bidang dari BPN Kota Bogor. Insya Allah terkejar. Tahun depan masih ada lanjutannya, sehingga diharapkan permasalahan tanah selesai.,” ungkap Chusnul.

Ia menjelaskan, nantinya pihaknya berharap pekerjaan fisik dilakukan Pemprov Jawa Barat. “Lebih aman dan lebih enak kalau tinggal nerima saja. Kami hasil identifikasi akan diajukan ke BPN. Kebutuhan estimasi Rp40 miliar untuk jembatan Otista,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, terkait pelebaran Jembatan Otista untuk memecah kemacetan akibat bottleneck, perlu mempertimbangkan berbagai aspek.

“Tahun depan kan sudah mulai akan dibangun. Saya berpesan pembangunan Jembatan Otista harus mempertimbangkan rencana program realisasi trem juga, misalnya dari sisi ketahanan beban dan lain sebagainya,” harapannya.

Dedie menjelaskan, pembangunan Jembatan Otista mulai dilakukan tahun 2020 mendatang dengan anggaran Rp40 miliar bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Detail Engineering Design (DED) tengah dianggarkan di APBD Perubahan 2019 ini. Sebelum pembangunan akan dilakukan studi kelayakan atau feasibility study (FS). Kajian menyeluruh dan mendalam ini penting terhadap aspek teknis, ekonomi, keuangan, lingkungan dan kelembagaan supaya sesuai dengan tujuan dan sasaran yang diharapkan,” ujarnya.

reporterdho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Donasi Peduli Aceh Sumatra, Warga Kota Bogor Antusias

27 December 2025 - 22:04 WIB

Ratusan Pramuka Kota Bogor Bantu Jaga Kondusifitas Nataru

25 December 2025 - 11:00 WIB

Bantu Sumatra, Penggiat Sosial dan Filantropis Kota Bogor Diapresiasi

25 December 2025 - 10:28 WIB

Umat Pertanyakan SK Perubahan Susunan Kuria Keuskupan Bogor

24 December 2025 - 09:30 WIB

Jelang Nataru, Bahan pangan dan Sembako di Kota Bogor Aman

23 December 2025 - 10:35 WIB

Trending on Kabar Bogor