Menu

Dark Mode
276 Anggota Pramuka Kwarran Bogor Barat Raih Predikat Pramuka Garuda Mengenal Angklung Gubrag Dog Dog Lojor Ada yang Bikin Onar hingga Overstay, 6 WNA Dideportasi dari Bali Ada Gambar Dinosaurus di Paspor, Wanita Ini Gagal Terbang Sejarah Hari Donor Darah Sedunia dan Sosok di Balik Peringatannya Iran Ancam Serang Perusahaan Elon Musk di Timur Tengah

Kabar Politik

Iwan Fals: Buset, Jadi Bupati Butuh Rp 30 Miliar

badge-check


					Iwan Fals: Buset, Jadi Bupati Butuh Rp 30 Miliar Perbesar

Musikus legendaris Iwan Fals mengomentari rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Tito Karnavian mengevaluasi sistem Pilkada langsung. Salah satu yang disorotinya yakni soal pengeluaran seorang calon bupati demi bisa menjabat.

Iwan Fals mengaku kaget saat tahu seorang calon bupati bisa menghabiskan dana sekitar Rp 30 miliar saat berkampanye. Hal itu diungkapkannya saat mengomentari artikel yang berisi pernyatan Tito Karnavian.

“Buset, jadi bupati butuh duit 30-50 miliar rupiah. Aje gile,” tulis Iwan Fals lewat akun Twitter miliknya, Kamis (7/11).

Pelantun Bongkar itu tidak habis pikir untuk menjadi bupati bisa menelan biaya sangat besar. Ia pun penasaran dengan biaya yang bisa dihabiskan oleh seseorang yang maju sebagai calon gubernur.

“Kalau jadi bupati segitu, gimana jadi gubernur, dan seterusnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berencana mengevaluasi sistem Pilkada langsung. Menurutnya sistem pemilihan tersebut menimbulkan dampak negatif, terutama soal biaya politik yang sangat besar.

Meski meningkatkan partisipan, Tito menilai Pilkada langsung juga menelan biaya politik yang sangat tinggi. Bahkan menurutnya kepala daerah tidak akan maju sebagai bupati apabila tidak punya dana sekitar Rp 30 miliar.

Tito menilai pembiayaan politik yang besar bisa berpotensi memunculkan niat korupsi. Sebab, banyak dana yang harus dikeluarkan kepala daerah sebelum menjabat. (mg3/jpnn)

Sumber : jpnn

Foto : Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

27 May 2026 - 20:35 WIB

Dikomplain Warga, Komisi lll Sidak Proyek Hotel Prima

19 May 2026 - 08:04 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Tekankan Pentingnya ‘Listening Skill’ dalam Kepemimpinan

11 May 2026 - 10:25 WIB

Perlindungan Masyarakat Adat hingga Evaluasi Kinerja Bupati Jadi Fokus DPRD Kabupaten Bogor

6 May 2026 - 21:53 WIB

Kejar Target 30 Persen RTH, DPRD dan Pemkot Bogor Godok Aturan Sanksi Tegas bagi Pelanggar

5 May 2026 - 16:12 WIB

Trending on Kabar Politik