Menu

Dark Mode
Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum

Kabar Bogor

Dinkes Jabar Evaluasi PIS-PK Puskesmas Tanah Sareal

badge-check


					Dinkes Jabar Evaluasi PIS-PK Puskesmas Tanah Sareal Perbesar

PIS-PK tahun ini menekankan pada integrasi pendekatan akses pelayanan kesehatan, ketersediaan, tenaga kesehatan, pembiayaan serta sarana pr

asarana. Untuk mengetahui perkembangan program PIS-PK, drg. Marion Siagian, M. Epid selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mengunjungi Puskesmas Tanah Sareal, selasa (30/7/2019).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengetahui perkembangan indeks, evaluasi, serta diskusi mengenai program PIS-PK yang dilaksanakan oleh puskesmas, salah satunya Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor sebelum memasuki rencana tahun 2020.

Sasaran dari Program Indonesia Sehat (PIS) adalah meningkatnya derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

Pertemuan ini diawali dengan presentasi mengenai profil Puskesmas Tanah Sareal dan laporan perkembangan di setiap programnya, salah satunya yaitu program PIS-PK. Penyampaian tersebut dibawakan oleh dr. Maria sebagai Kepala Puskesmas Tanah Sareal.

“kami mengalami peningkatan indeks PIS-PK 0,1. Dari 0,3 menjadi 0,4” ungkap dr. Maria

Selain itu, drg. Marion Siagian menanggapi walau mengalami peningkatan hanya 0,1 dan terbilang kecil, indeks tersebut sudah lumayan baik di cakupan satu kelurahan. “saya paham menjalankan program PIS-PK ini memang sulit karena memakai pendekatan keluarga”

Dalam menjalankan kebijakan PIS-PK, puskesmas sebagai ujung tombak melakukan kegiatan yang terstruktur meliputi kunjungan rumah untuk pendataan kesehatan keluarga, analisa data, intervensi, dan analisa hasil intervensi. rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor

6 February 2026 - 22:39 WIB

Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor

6 February 2026 - 22:25 WIB

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

4 February 2026 - 19:38 WIB

Trending on Kabar Bogor