Menu

Dark Mode
Asal Muasal Gelombang Raksasa Lebih dari 20 Meter Terungkap Mengenal Subduksi yang Dikaitkan dengan Gempa Megathrust Bongkahan Meteorit 2,8 Ton Diselundupkan dari Rusia, Kok Bisa? Perang Lawan Penipuan Digital, Tri Kini Bisa Blokir Scam WhatsApp Call Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM Pemda se-Jabar Bahas Implementasi Satu Data Indonesia

Bogoh Ka Bogor

Tol BORR Sesi III A Pasang Girder, Hindari Jalan Sholis

badge-check


					Tol BORR Sesi III A Pasang Girder, Hindari Jalan Sholis Perbesar

Mulai Senin (16/09/2019) ruas Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, khususnya sepanjang proyek pembangunan jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Sesi IIIA akan diberlakukan rekayasa arus lalu lintas dampak dari rencana pemasangan box girder. Masyarakat dihimbau untuk mencari alternatif jalan lain untuk menghindari kemacetan.

“Rencananya jika tidak ada perubahan ruas Jalan Sholeh Iskandar akan di berlakukan rekayasa berupa contra flow, karena separuh ruas jalan akan digunakan sebagai penempatan box girder. Untuk mulai pemberlakuannya, kami kurang tahu pasti kapan, bisa sore atau malam hari. Yang pasti per hari ini akan dimulai rekayasa arus lalu lintas,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Teofilo Patricinio Freitas, Senin (16/09/2019) pagi.

Selama pemasangan box girder untuk posisi ruas jalan yang akan digunakan, mulai dari setelah Perumahan Bogor Country dan untuk contra flow akan disesuaikan dengan proses pengangkatan box girder. Untuk itu, Teo menghimbau agar masyarakat yang rencananya akan melewati jalur tersebut mencari alternatif jalan lain.

Untuk rekayasa arus lalu lintas dari Kota Bogor menuju Parung yang melalui TL Lotte Mart diarahkan melalui TL Semplak berbelok ke kanan menuju Atang Senjaya lurus hingga TL Salabenda dan belok kiri untuk lanjut ke arah Parung. Sementara, untuk rekayasa Parung menuju Kota Bogor, tidak jauh berbeda. Setelah TL Salabenda belok kanan lurus ke TL Semplak, setelah itu bisa lurus ke arah Semeru atau belok kiri ke Yasmin.

“Penyempitan terjadi akibat dari 3 ruas menjadi 1 ruas. Untuk penempatan personil, Dishub melakukan prosedur tetap (protap) seperti biasa. Pagi ada 15 personil dan siang ada 10 personil, jadi tidak ada penambahan personil,” kata Teo.

Rencananya, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan selama 3 bulan ke depan mulai September hingga akhir tahun 2019.

[ red | rls ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Judol, Pinjol dan Bullying Pelajar Disorot Wali Kota Bogor

9 February 2026 - 16:41 WIB

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

YKI Kota Bogor Kunjungi Pasien Kanker, Asmah Menangis Tanpa Suara

4 February 2026 - 08:37 WIB

Kepala Daerah Lalai Kelola Sampah, Pemerintah Pusat Bakal Tindak Tegas

4 February 2026 - 08:17 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Trending on Headline