Menu ✖

Dark Mode
Tekan Angka Stunting, Anggota Komisi IV DPRRI dan Wakil Wali Kota Bogor Bagikan Ikan Beku Toleransi Jadi Karakter Penting Warga Kota Bogor Bupati Keluarkan SE, ASN Gunungkidul Kini Wajib Belanja di Pasar Tradisional Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara Viral Kemunculan Blue Fire di Papandayan, Ahli Ungkap Asal-usul Api Biru AI Makin Liar Tak Bisa Dikendalikan, OpenAI Kirim Surat Peringatan

Headline

Tol BORR Sesi III A Pasang Girder, Hindari Jalan Sholis

badge-check


					Tol BORR Sesi III A Pasang Girder, Hindari Jalan Sholis Perbesar

Mulai Senin (16/09/2019) ruas Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, khususnya sepanjang proyek pembangunan jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Sesi IIIA akan diberlakukan rekayasa arus lalu lintas dampak dari rencana pemasangan box girder. Masyarakat dihimbau untuk mencari alternatif jalan lain untuk menghindari kemacetan.

“Rencananya jika tidak ada perubahan ruas Jalan Sholeh Iskandar akan di berlakukan rekayasa berupa contra flow, karena separuh ruas jalan akan digunakan sebagai penempatan box girder. Untuk mulai pemberlakuannya, kami kurang tahu pasti kapan, bisa sore atau malam hari. Yang pasti per hari ini akan dimulai rekayasa arus lalu lintas,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Teofilo Patricinio Freitas, Senin (16/09/2019) pagi.

Selama pemasangan box girder untuk posisi ruas jalan yang akan digunakan, mulai dari setelah Perumahan Bogor Country dan untuk contra flow akan disesuaikan dengan proses pengangkatan box girder. Untuk itu, Teo menghimbau agar masyarakat yang rencananya akan melewati jalur tersebut mencari alternatif jalan lain.

Untuk rekayasa arus lalu lintas dari Kota Bogor menuju Parung yang melalui TL Lotte Mart diarahkan melalui TL Semplak berbelok ke kanan menuju Atang Senjaya lurus hingga TL Salabenda dan belok kiri untuk lanjut ke arah Parung. Sementara, untuk rekayasa Parung menuju Kota Bogor, tidak jauh berbeda. Setelah TL Salabenda belok kanan lurus ke TL Semplak, setelah itu bisa lurus ke arah Semeru atau belok kiri ke Yasmin.

“Penyempitan terjadi akibat dari 3 ruas menjadi 1 ruas. Untuk penempatan personil, Dishub melakukan prosedur tetap (protap) seperti biasa. Pagi ada 15 personil dan siang ada 10 personil, jadi tidak ada penambahan personil,” kata Teo.

Rencananya, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan selama 3 bulan ke depan mulai September hingga akhir tahun 2019.

[ red | rls ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tekan Angka Stunting, Anggota Komisi IV DPRRI dan Wakil Wali Kota Bogor Bagikan Ikan Beku

3 October 2026 - 18:09 WIB

Toleransi Jadi Karakter Penting Warga Kota Bogor

3 October 2026 - 15:43 WIB

Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara

2 October 2026 - 18:51 WIB

China dan Amerika Ternyata Sama Saja, Peneliti Ungkap Fakta Mengerikan

2 October 2026 - 18:09 WIB

Milad ke-81 Gerakan Pemuda Islam, Dedie Rachim: Terus Berikan Kontribusi bagi Bangsa dan Negara

2 October 2026 - 15:38 WIB

Trending on Kabar Bogor