Bagi anda calon pengusaha ataupun pengusaha yang usahanya sudah berjalan, dan ingin lebih berkembang. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bogor tak lama lagi akan membuka kelas bagi para pengusaha ataupun calon pengusaha, untuk peningkatkan daya saing di dunia usaha melalui program HIPMI Academy.
Program yang rencananya mulai berjalan pada pertengahan Juli ini, peserta bisa mengikuti tiga pilihan kelas dengan pemateri dari sejumlah pengusaha di bidangnya. Seperti pendiri tokobagus.com atau olx dan pengusaha sukses lainnya.

Program ini, kata Ketua HIPMI Academy, Ridho Ilahi, awalnya ada masukan dari masyarakat, HIPMI dan pemerintah, bagaimana cara untuk meningkatkan indeks daya saing di dunia usaha.
“HIPMI ingin berperan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan indeks daya saing. Kita mulai dari sosialisasi eksistensi, edukasi dan peningkatkan kapabilitas daya saing wirausaha khususnya di Kota Bogor,” kata Ridho.
Ridho lanjut menjelaskan, ada tiga kelas yang akan diisi oleh 15 peserta setiap kelasnya. Tiga kelas tersebut, di antaranya kelas Intensif, kelas By Tema dan kelas General Support Bisnis.
Di kelas Intensif nantinya peserta akan diajarkan bagaimana memulai usaha baik dari yang sudah memiliki usaha sendiri ataupun bagi mereka yang baru punya ide akan terjun ke dunia usaha.
Sementara pada kelas By Tema, peserta akan mendapatkan edukasi tentang dunia usaha yang lebih spesifik sesuai dengan bidang usahanya, seperti bisnis digital, cafe, fashion dan sebagainya.
“Untuk kelas General Support Bisnis, seperti kita dapat masukan dari lapangan, masih banyak di kalangan kita yang UMKM tentang bagaimana cara mengurus badan usaha dan apa yang cocok dengan usahanya,” urai Ridho.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua HIPMI Academy, Anton Rivaldi menambahkan, kelas program HIPMI Academy ini tidak hanya untuk pengusaha, namun terbuka juga untuk masyarakat umum atau calon wirausaha yang akan memulai usahanya.
“Iya, seperti tadi from hero to zero tadi. Jadi bisa yang sudah punya usaha atau yang belum punya usaha dari nol. Sebelum menentukan kelas, kita juga akan ada sosialisasi terlebih dulu terkait itu,” terang Anton.
Hal senada diungkapkan Sekretaris HIPMI Academy, Yusuf Ali. Yusuf pun berharap program ini bisa diikuti oleh para pengusaha muda ataupun menjadi kesempatan bagi calon pengusaha yang nantinya bisa menjadi pengusaha.
Ketua DPC HIPMI Kota Bogor, Zulfikar Priyatna menambahkan, HIPMI Academy merupakan langkah melahirkan wirausahawan-wirausahawan baru yang memiliki mental dan jiwa yang kuat untuk maju di bidang usahanya. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja.
“Golnya adalah tenaga kerja terserap. Yang otomatis ekonomi akan merata, semua bisa keangkat baik bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan lainnya. Kita berharap juga pemerintah punya kepekaan yang sama,” tegasnya.
[reporterpratama]