Menu

Dark Mode
China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis Co-founder Ubisoft Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Pesawat Proyek Raksasa di Gurun Nevada: 1.650 Antena untuk Mengintip Semesta

Kabar Bogor

Dirut PDPPJ dan Wakil Walikota Bahas Revitalisasi Pasar

badge-check


					Dirut PDPPJ dan Wakil Walikota Bahas Revitalisasi Pasar Perbesar

Dialog Live Dinamika Bogor yang diselenggarakan oleh Radio RRI 93.7 FM bersama Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor, Muzakkir dan Wakil Walikota Bogor, Dedie Rachim mengenai Revitalisasi Pasar dilaksanakan pagi tadi (16/05) di RRI Kota Bogor.

Adapun pembahasan dalam dialog tersebut adalah terdapat masalah utama dari sisi kelayakan di enam pasar, yaitu dari segi bangunan dan hunian yang masih sedikit serta bagaimana menyikapi hal tersebut.

Wakil Walikota Bogor, Dedi Rachim menyampaikan, menurutnya fasilitas sarana merupakan penunjang utama pasar. “Keberadaan pasar di Kota Bogor masih kurang tertata dengan baik, dan ini merupakan persoalan lama, oleh karena itu harus ada perbaikan dari segi bangunan, akses maupun komoditasnya,” tutur Dedie.

Sambung Dedie, Pemerintah akan melindungi pedagang yang memiliki kios, dikarenakan para pedagang sudah berinvestasi dengan membeli kios, dengan cara yaitu salah satunya kita akan bersama sama menata para pedagang kaki lima (PKL).

Dari Pemerintah Kota Bogor (Pemkot), dirinya akan mendorong Dinas UMKM, Disperindag dan Pol PP serta dinas terkait untuk memulai mendata PKL, dan menegakan aturan yang penegakan aturannya harus di selesaikan secara holistik.

“Banyak PKL yang bukan beridentitas /ber KTP Kota Bogor, karena dilihat dari data yang valid, wilayah yang sudah padat / crowded, dan juga penegakan aturan hukumnya yang sudah sesuai,” ujar Dedie.

Direktur Utama PDPPJ, Muzakkir menjelaskan dari pasar yang PDPPJ kelola, yaitu 13 pasar, masih belum optimal, karena baru beberapa pasar yang optimal maka dari itu PDPPJ kedepannya akan mengoptimalkan pasar yang di wilayah bukan terpusat, contohnya pasar pamoyanan dan pasar tanah baru,” tutup Muzakkir.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ini Langkah Awal Arwinsyah Putra Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin

18 June 2026 - 15:15 WIB

Duta KTR Kota Bogor Dikukuhkan

17 June 2026 - 15:19 WIB

Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU

13 June 2026 - 22:23 WIB

HJB, Imigrasi Bogor Layani 544 Pemohon Paspor

13 June 2026 - 09:43 WIB

HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat

3 June 2026 - 23:19 WIB

Trending on Kabar Bogor