Menu

Dark Mode
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026 BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA Kota Bogor Perkuat Transformasi Pemerintahan Digital, Dedie Rachim: Basis Pelayanan Publik yang Akuntabel dan Transparan Dedie Rachim Tinjau Sekretariat DPRD Kota Bogor, Dorong Penataan Aset Lebih Optimal Pemerintah Terus Dorong Penurunan Angka Stunting di Daerah TP PKK Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Sinergi Penyebarluasan Informasi Program Pemerintah

Headline

Parah, Bima Arya Temukan Siswi Setengah Telanjang di Apartemen

badge-check


					Parah, Bima Arya Temukan Siswi Setengah Telanjang di Apartemen Perbesar

Satu pelajar ditemukan dalam keadaaan setengah telanjang,  didalam sebuah kamar di aparetemen di kawasan Jalan Soleh Iskandar Tanah Sareal Kota Bogor, Selasa (17/10/2018) petang. Tak tanggung-tanggung yang menangkap basah pelajar yang diduga tengah mesum tersebut adalah Walikota Bogor Bima Arya.

Bima mengaku geram atas laporan dari masyarakat terkait adanya praktek prostitusi di apartemen yang terletak di kawasan Jalan Soleh Iskandar, Tanah Sareal itu.Bima Arya kemudian menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor untuk membentuk tim guna menyelidiki kebenaran laporan warga tersebut.

Tim dari Satpol PP kemudian melakukan pengintaian dan menemukan praktek prostitusi yang memanfaatkan aplikasi pertemanan online di apartemen itu.

Bima Arya bersama Kasatpol PP Heri Karnadi, Polsek Tanah Sareal kemudian menggerebek sebuah kamar di lantai 18 tower A hunian vertikal itu. Saat menggerebek, didapati dua remaja perempuan dengan satu diantaranya sudah tidak berbusana.

“Berdasarkan pengakuan mereka, tarifnya Rp750 ribu untuk sekali main atau short time. Yang lebih mengejutkan ditemukan alat untuk penggunaan narkoba dan obat keras. Jadi kemungkinan ada praktek narkotika juga selain prostitusi,” ungkap Bima.

Kedua remaja tersebut mengaku masih duduk dibangku SMA dan berusia 16 tahun. “Saya orang Depok, temen saya Bojonggede. Saya lagi maen aja ke sini,” kilah wanita berinisial S itu.

Namun, keduanya tidak bisa berkilah saat Bima Arya menemukan satu box alat kontrasepsi jenis kondom. “Ponselnya mereka juga didapati percakapan sedang melakukan praktek prostitusi online. Disebutkan 750 ribu satu kali main sudah include room,” ujar Bima.

Remaja itu juga mengaku memiliki mucikari yang biasa ‘menjual’ mereka ke lelaki hidung belang. Sayangnya, saat digerebek sang mucikari sedang tidak ada di tempat.

Bima mengaku, akan laporkan ke Kemenkominfo terkait aplikasi yang biasa digunakan mereka. “Ya, akan kami laporkan bagaimana dengan mudah mereka melakukan praktek prostitusi. Kita juga fokus kejar si germonya ini,” tegasnya.

Bima menyatakan, ke depan tetap akan melakukan pengawasan terhadap apartemen lainnya. Dalam waktu dekat pihaknya juga akan undang pengelola hotel dan apartemen, untuk mengevaluasi sistem keamanannya seperti apa.

“Karena tadi didapat bukti akses sangat terbuka. Bisa keluar masuk seenaknya, kepemilikan bisa dengan mudah berpindah. Kita akan evaluasi semua agar tidak mudah dijadikan tempat prostitusi,” pungkasnya.

Untuk pengembangan, kedua pelaku dibawa ke Polsek Tanah Sareal untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline