Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Headline

Parah, Bima Arya Temukan Siswi Setengah Telanjang di Apartemen

badge-check


					Parah, Bima Arya Temukan Siswi Setengah Telanjang di Apartemen Perbesar

Satu pelajar ditemukan dalam keadaaan setengah telanjang,  didalam sebuah kamar di aparetemen di kawasan Jalan Soleh Iskandar Tanah Sareal Kota Bogor, Selasa (17/10/2018) petang. Tak tanggung-tanggung yang menangkap basah pelajar yang diduga tengah mesum tersebut adalah Walikota Bogor Bima Arya.

Bima mengaku geram atas laporan dari masyarakat terkait adanya praktek prostitusi di apartemen yang terletak di kawasan Jalan Soleh Iskandar, Tanah Sareal itu.Bima Arya kemudian menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor untuk membentuk tim guna menyelidiki kebenaran laporan warga tersebut.

Tim dari Satpol PP kemudian melakukan pengintaian dan menemukan praktek prostitusi yang memanfaatkan aplikasi pertemanan online di apartemen itu.

Bima Arya bersama Kasatpol PP Heri Karnadi, Polsek Tanah Sareal kemudian menggerebek sebuah kamar di lantai 18 tower A hunian vertikal itu. Saat menggerebek, didapati dua remaja perempuan dengan satu diantaranya sudah tidak berbusana.

“Berdasarkan pengakuan mereka, tarifnya Rp750 ribu untuk sekali main atau short time. Yang lebih mengejutkan ditemukan alat untuk penggunaan narkoba dan obat keras. Jadi kemungkinan ada praktek narkotika juga selain prostitusi,” ungkap Bima.

Kedua remaja tersebut mengaku masih duduk dibangku SMA dan berusia 16 tahun. “Saya orang Depok, temen saya Bojonggede. Saya lagi maen aja ke sini,” kilah wanita berinisial S itu.

Namun, keduanya tidak bisa berkilah saat Bima Arya menemukan satu box alat kontrasepsi jenis kondom. “Ponselnya mereka juga didapati percakapan sedang melakukan praktek prostitusi online. Disebutkan 750 ribu satu kali main sudah include room,” ujar Bima.

Remaja itu juga mengaku memiliki mucikari yang biasa ‘menjual’ mereka ke lelaki hidung belang. Sayangnya, saat digerebek sang mucikari sedang tidak ada di tempat.

Bima mengaku, akan laporkan ke Kemenkominfo terkait aplikasi yang biasa digunakan mereka. “Ya, akan kami laporkan bagaimana dengan mudah mereka melakukan praktek prostitusi. Kita juga fokus kejar si germonya ini,” tegasnya.

Bima menyatakan, ke depan tetap akan melakukan pengawasan terhadap apartemen lainnya. Dalam waktu dekat pihaknya juga akan undang pengelola hotel dan apartemen, untuk mengevaluasi sistem keamanannya seperti apa.

“Karena tadi didapat bukti akses sangat terbuka. Bisa keluar masuk seenaknya, kepemilikan bisa dengan mudah berpindah. Kita akan evaluasi semua agar tidak mudah dijadikan tempat prostitusi,” pungkasnya.

Untuk pengembangan, kedua pelaku dibawa ke Polsek Tanah Sareal untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline