Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar Lifestyle

Si Kecil Kembali ke Sekolah Tanpa Mogok, Terapkan Trik Ini

badge-check


					Si Kecil Kembali ke Sekolah Tanpa Mogok, Terapkan Trik Ini Perbesar

Seperti juga orang dewasa, anak akan sedikit gugup saat harus memulai rutinitas baru.

Liburan sekolah tahun ajaran sekarang memang cukup panjang, sekitar 1 bulan. Libur lebaran yang digabung dengan libur kenaikan kelas. Ada yang masuk kembali pada 16 Juli kemarin atau sebelumnya.

Untuk anak yang masih di tingkat taman kanak-kanak, membangun rutinitas sekolah lagi setelah libur cukup panjang mungkin akan sedikit sulit. Terutama anak yang jam tidurnya berubah, tidur agak malam dan bangun agak siang.

Pastikan anak tidur dengan cukup. Pasalnya saat masih mengantuk lalu dimandikan dan ke sekolah. Ia bisa mogok dan mengamuk.

Ajak anak banyak bermain di luar rumah sehari sebelum masuk sekolah. Biarkan ia main sepeda, bola atau berlarian. Hal ini agar menguras tenaganya, sehingga ia lelah dan tidur lebih cepat.

Saat bangun keesokan harinya tubuhnya pun jadi lebih segar. Anak jadi lebih siap secara fisik dan psikologis dengan rutinitas baru.

Ceritakan juga padanya kalau di sekolah akan kembali bertemu teman-teman baru dan guru-guru yang baik hati. Biasanya anak akan sedikit gugup atau takut, terutama jika berada di lingkungan yang baru.

” Menceritakan kondisi sekolah bisa membantu anak mengurangi rasa gugupnya. Jawablah pertanyaannya, jika ia penasaran. Pastikan memberi jawabannya yang menenangkannya,” ujar Williams.

Untuk membuat anak bersemangat kembali ke sekolah adalah mengajaknya menyiapkan perlengkapan. Hal ini akan mengingatkannya kembali keseruan di sekolah.

” Botol minum, tempat makan, tas, kaus kaki, serta perlengkapan sekolah lain, biarkan si kecil yang memilihnya. Bisa juga mengajaknya membeli perlengkapan baru yang disukainya,” ujar Rachel Williams, seorang psikolog anak.

Saat di sekolah dan ia tak menangis atau rewel, jangan lupa berikan pujian. Hal tersebut biasanya akan membuat anak jadi lebih percaya diri.

Sumber : parenting.dream.co.id

Foto : Shutterstock

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia

5 August 2026 - 21:30 WIB

Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji

5 August 2026 - 21:27 WIB

Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah

5 August 2026 - 21:22 WIB

Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia

5 August 2026 - 20:51 WIB

3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir

5 August 2026 - 20:46 WIB

Trending on Kabar Lifestyle